Berasal dari Insentif ASN, Pemkot Tangsel Kucurkan Rp47 miliar Untuk Dana Tanggap Darurat Covid-19

  • Whatsapp
Ketua Penanggulangan Bencana Covid-19, Muhamad
Sekda Kota Tangsel sekaligus Ketua Penanggulangan Bencana Covid-19, Muhamad

KOTA TANGERANG SELATAN,REDAKSI24.COM—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengucurkan anggaran Rp47 miliar untuk kondisi tanggap darurat Covid-19 yang tengah terjadi saat ini. Dana itu berasal dari peralihan insentif bagi aparatur sipil negara (ASN), selama 2 bulan pada akhir tahun nanti.

Ketua Penanggulangan Bencana Covid-19, Muhamad, mengatakan sebelum kebijakan tersebut dikeluarkan, Pemkot Tangsel terlebih dahulu telah berkoordinasi dengan pihak Inspektorat dan Kejaksaan Negeri.

Bacaan Lainnya

“Dana sebesar Rp47 miliar yang digunakan dalam penanganan Covid-19 ini berasal dari insentif ASN, misalnya untuk perjalanan dinas, makan minum, sosialisasi, atau yang sifatnya bisa ditunda seperti Bimtek dan sebagainya,” ujar Muhamad.

BACA JUGA:

. Jika Covid-19 Masih Mewabah Hingga Ramadan, Salat Tarawih di Rumah saja

.Salut, 15 Ribu Mahasiswa Kedokteraan Siap jadi Relawan Covid-19

Nantinya jelas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel ini, dana tersebut sepenuhnya akan digunakan bagi penyediaan peralatan penyemprotan disinfektan, pengadaan hand sanitizer, alat pelindung diri (APD), hingga biaya perawatan pasien berkategori orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan suspect.

“Beberapa alat seperti APD kan memang harganya cukup tinggi karena stoknya terbatas. Begitu juga dengan disinfektan. Jadi saat ini juga Alhamdulillah banyak pihak yang menyerahkan bantuan di posko Gugus Tugas,” jelas Muhamad.

Terkait batasan waktu status tanggap darurat penanggulangan Covid-19, Muhamad menerangkan akan terus berjalan tanpa diberi target batasan waktu. Langkah itu disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan hingga benar-benar mata rantai penyebaran virus Covid-19 berhasil diputus.

“Kita evaluasi setiaphari. Kalau batasannya tidak ada, kita mengalir saja sesuai perkembangan nanti,” pungkasnya. (Bal/Hdr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.