Bendungan Pintu Air 10 Siaga 1, BPBD Kota Tangerang Imbau Masyarakat Waspada

oleh -
Bendungan Pintu Air 10 Sungai Cisadane di Kecamatan Negalasari, Kota Tangerang, Banten.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau warga di wilayah Panunggangan Barat, Pondok Arum dan Gondrong Petir untuk bersiaga. Sebab, saat ini Bendungan Pintu Air 10 di Kecamatan Neglasari, berstatus siaga 1.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang A Gufron Falfeli mengatakan bahwa Bendungan Pintu Air 10 berstatus siaga 1, hal itu berdasarkan debit air Sungai Cisadane yang mengalami peningkatan hingga 5,30 meter. Sementara batas normal ketinggian sungai itu berada di ketinggian 2 meter.

“Untuk aliran Cisadane  tergantung dari Bendungan Katulampa dan Batubelah. Jadi air di sana mencapai titik yang harus diantisipasi oleh kita,” kata Gufron, Kamis (28/10/2021).

Gufron mengatakan air kiriman dari dua bendungan itu akan datang dalam waktu lima jam kedepan atau sekira pukul 23.00 WIB, sejak informasi terakhir peningkatan debit air di dua bendungan yang berada di Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA: Antisipasi Banjir, DPRD Kota Tangerang Desak Dinas PUPR Percepat Perbaikan Saluran Air

“Semoga debit air di sana tidak menimbulkan genangan di kita. Kita sudah koordinasi sama Pintu Air 10, kalau bisa dibuka beberapa pintunya, kita lakukan itu. Kita masih koordinasi dengan yang di Batubelah, di sana meningkat atau tidak, semoga di sana nggak hujan,” ujarnya.

Menurut Gufron, Pintu Air 10 sudah memasuki status siaga 1 dengan ketinggian air mencapai lima meter lebih. Kata Gufron,  BPBD, Damkar dan UPT di wilayah sudah diberikan instruksi untuk bersiaga di sepanjang wilayah Sungai Cisadane, yang berpotensi banjir.

“Kita sudah kerahkan pasukan untuk monitoring seandainya ada potensi banjir, kita sudah koordinasi dengan lurah dan camat. Kita butuh kerjasama dengan aparat kecamatan dan kelurahan untuk  antisipasi bareng-bareng,” ungkapnya.

Gufron menambahkan, BPBD telah meminta warga di wilayah Panunggangan Barat, Pondok Arum dan Gondrong Petir, untuk bersiaga melalui aparatur pemerintah setempat. Sebab, wilayah tersebut merupakan wilayah yang paling rentan terdampak luapan Sungai Cisadane.

“Biasanya mereka juga sudah siaga, Yang berpotensi banget ya Panunggangan Barat. Itu perkembangannya nanti ya, sekarang belum ada banjir,” katanya.

Sementara itu, salah seorang petugas Balai Besar Wilayah Ciliwung-Cisadane (BBWSC) Pintu Air 10 menyatakan, bahwa lima dari 10 pintu air di bendugan itu sudah dibuka untuk mengurangi peningkatan debit air.

“Ketinggian normal di sini itu 2 meter sementara saat ini masih mencapai 4 meter lebih,” pungkasnya. (Candra/Aan).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.