BEM Serang Sebut Tatu-Panji Gagal Pimpin Kabupaten Serang

  • Whatsapp
Tatu Panji
BEM Serang menggelar aksi unjukrasa di depan Pendopo Bupati Kabupaten Serang.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Serang memberikan rapot merah kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah dan Panji Tirtayasa. Tatu-Panji dinilai gagal dalam mengentaskan keterbelakangan, krisis moral dan pengangguran.

Kepala Bidang Pendidikan Bem Serang, Alwan mengatakan, pemberikan rapot merah karena Bupati Serang dinilai tidak bertanggungjawab untuk menjaga dan memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 pasal 65 ayat 1 tentang tugas pemerintah daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Jika disebutkan secara rinci potret kerusakan moral yang terjadi di Kabupaten Serang tidak akan habis,” katanya saat orasi di Depan Pendopo Kabupaten Serang, Jum’at (15/11/2019).

BACA JUGA:

. Taufik Nuriman Ancam Seret Tatu-Panji ke Jalur Hukum

. Jaksa KPK Sebut Tatu Terima Uang Korupsi Wawan Rp4,5 Miliar

. Diduga Terima Dana Korupsi Wawan, Tatu Bisa Terjerat Pasal Pencucian Uang

Selain itu, imbuh Alwan, hasil pendidikan, atau lulusan SMA/SMK di Kabupaten Serang belum berkualitas, sehingga tidak terserap di dunia kerja. Ini dibuktikan dengan pengangguran yang jumlahnya kian meningkat.

Indek pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Serang juga masih sangat rendah, Sehingga tidak mampu bersaing dengan daerah lain. Kemudian kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, juga dinilai menjadi bukti kegagalan Tatu-Panji dalam menekan krisis moral.

Diketahui, dalam catatan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang, terjadi sebanyak 33 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan selama tahun ini.

“Pada 17 juni 2019, 3 guru ditangkap setelah diduga mencabuli 3 murid perempuan di lab sekolah, pada 27 april guru Desa Palawa, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang memperkosa muridnya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa mengungkapkan, Pemkab Serang sudah berupaya maksimal untuk menangani berbagai permasalahan sosial kemasyarakatan, terutama pengangguran.

“Sudah menjadi tanggungjawab kami mengentaskan pengangguran, kekerasan anak dan perempuan, apalagi pengangguran. Kami terus berupaya mempermudah investasi untuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkapnya

Panji mengklaim upaya Pemkab Serang terutama menurunkan angka pengangguran sudah mulai terlihat. “Angka pengangguran turun sekitar 2.04 persen dari awalnya mencapai 12 persen,” klaim Panji.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.