Belasan Kendaraan Luar Daerah Yang Mau Masuk Ke Lebak Diputar Balik

  • Whatsapp
Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Lebak Perketat perbatasan wilayahnya.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Lebak melakukan peningkatan pengawasan terhadap titik-titik perbatasan yang menjadi pintu masuk ke Wilayah Kabupaten Lebak. Peningkatan pengawasan tersebut dilakukan lantaran terjadinya peningkatan volume kendaraan mejelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Pada titik perbatasan tersebut Satgas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan dari luar daerah yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Lebak. Seperti yang terjadi pada pos pemeriksaan di Jalan Raya Citeras-Rangkasbitung, hingga Senin (18/5/2020) dini hari Satgas telah meminta belasan kendaraan untuk putar balik.

Bacaan Lainnya

” Kemarin ada 18 kendaraan, dan hari ini ada sekitar 11 kendaraan yang kami minta untuk putar balik,” kata Dion, salah satu petugas pada pos pemeriksaan di Citeras, Senin (18/5/2020).

Dion mengakui, menjelang Hari Raya Idul Fitri telah terjadi peningkatan volume kendaraan sejak 16 Mei 2020. Biasanya, kata Dion, kendaraan yang melintas di daerah itu sekira 150 unit, namun mendekati Hari Raya Idul Fitri 1441 H meningkat hingga 250 lebih kendaraan setiap harinya.

” Mayoritas kendaraan mobil dan motor pribadi yang berasal dari wilayah Tanggerang,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam pos tersebut pihaknya melakukan pemeriksaan identitas, dan juga pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi maupun penumpang. Jika orang yang bersangkutan memiliki tujuan untuk menuju, ataupun hanya melintas wilayah Lebak, namun ber KTP luar Lebak atau bahkan ber-KTP daerah zona merah seperti Tanggerang, dan DKI Jakarta, serta memiliki suhu tubuh diatas 38 Celcius, pihaknya akan meminta yang bersangkutan untuk putar balik ke daerah asalnya.

” Untuk pemudik kita liat KTP-nya dulu, kalo KTP Lebak kita perbolehkan. Tapi dengan syarat harus ada surat keterangan sehat dari asal dia berangkat. Jika dokumen itu tidak ada kita arahkan untuk putar balik,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Lebak, Dede Jaelani menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menolak dengan tegas setiap pemudik yang hendak masuk wilayah Lebak. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

” Kita suruh putar balik,” tegas Dede yang juga Sekertaris Daerah Pemkab Lebak.(Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.