Belasan HP dan Sajam Ditemukan di Rutan Kabupaten Tangerang, Diduga Ada Oknum Yang Terlibat

  • Whatsapp
Rutan kelas 1 tangerang
Sidak di Rutan Kelas I Kabupaten Tangerang di temukan pulun HP dan Sajam.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas, pihak Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang, Kamis (1/10/2020) melakukan Sidak di blok-blok kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) kelas 1 Tangerang di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam Sidak yang melibatkan tim Satgas Kantib dan stakeholder dari Koramil dan Polsek Tigaraksa, petugas berhasil menyita sekitar 15 Handphone berbagai merk serta sejumlah benda terlarang seperti headset, power bank dan benda-benda berbahaya lainnya seperti pisau dan palu dari dalam kamar para WBP tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Rutan Kelas I Tangerang Fonika Affandi mengatakan, Sidak ke blok-blok tahanan itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang terjadi, khususnya di Rutan kelas I Tangerang. 

Dalam sidak itu, kata dia, ditemukan bermacam-macam alat komunikasi dan benda-benda yang tidak diperbolehkan digunakan oleh para WBP yang disembunyikan di dalam kamar hunian. 

BACA JUGA: Hendak Suplai Sabu ke Warga Binaan, Dua Pengunjung Rutan Jambe Diamankan

“Kami menemukan macam-macam dari kamar hunian itu, seperti alat komunikasi, kabel-kabel, bahkan ada senjata tajam, ada juga kaleng kaleng yang dipakai untuk kegiatan masak-masak legal di dalam,” tutur Fonika kepada wartawan

Para WBP yang kedapatan menyimpan handphone, kata dia, mengaku jika alat komunikasi itu dibeli dari sesama warga binaan yang sudah bebas. Meski begitu, Fonika menduga ada keterlibatan petugas yang membiarkan sejumlah alat komunikasi tersebut menyusup ke sel tahanan. 

“Kami tidak menutup kemungkinan ya pasti ada keterlibatan petugas dan bahkan mungkin disinyalir ada pihak ketiga. Tapi kan kita tidak bisa menuduh, nah jadi ini sedang kita selidiki, kebetulan di Rutan ini sudah ada tim satuan operasi kepatuhan internal nya ,” kata dia.

BACA JUGA: Over Kapasitas, Jumlah Warga Binaan di Rutan Kelas I Tangerang Capai 1500 Orang

Fonika menjelaskan, barang-barang hasil Sidak tersebut langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara para WBP yang kedapatan menyimpan benda-benda terlarang dikenai sanksi Register F untuk kemudian dimasukan ke dalam Trap Sel selama 6 hari. 

Sidak tersebut, kata dia, rutin dilakukan dua kali dalam seminggu. Hanya saja, biasanya pada malam hari dan kini digelar siang, Pelaksanaanyapun, tambahnya tidak diinformasikan kepada jajaran Rutan.(Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.