Begini Syarat Mendaftar Sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang

  • Whatsapp
Pilkada Pandeglang
KPU Pandeglang menggelar sosialisasi syarat pencalonan bagi bakal calon bupati dan wakil bupati.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – KPU Pandeglang telah menetapkan jadwal pembukaan pendaftaran bagi bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Pandeglang. Sebelum membuka pendaftaran pada 4-6 September nanti, KPU Pandeglang terlebih sahulu menyosialisasikan syarat pendafatarn bagi para Bacalon.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pandeglang, Ahmadi mengatakan, sosialisasi yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pencalonan, terutama pada bakal pasangan calon (Bapaslon) yang akan diusung Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol.

Bacaan Lainnya

“Pendaftaran mulai dibuka pada 4 sampai 6 September 2020. Parpol yang bisa mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati adalah Parpol yang mendapat kursi di DPRD Pandeglang,” ungkap Ahmadi usai melaksanakan sosialisasi syarat pendaftaran Bapaslon di salah satu hotel di Pandeglang, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang dijabarkan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Syarat pencalonan yang diusung Parpol atau gabungan Parpol harus mendapatkan dukungan minimal 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Pandeglang, atau 25 persen dari surat suara sah pada pemilu terakhir,” katanya.

BACA JUGA: Meski Menerbitkan SK, Gerindra Belum Tentu Usung Toni Mukson di Pilkada Pandeglang

Dikatakannya, mekanisme persentase jumlah kursi pendukung pasangan calon adalah 20 persen dari jumlah kursi di DPRD. Kata dia, total kursi di DPRD Pandeglang sebanyak 50 kursi, dari jumlah 50 kursi tersebut adalah sebesar 20 persen yang harus mengusung pasangan calon.

“Artinya 20 persen dari 50 kursi itu adalah 10 kursi yang harus mendukung pasangan calon, baru Bapaslon itu bisa mendaftarkan sebagai calon bupati dan wakil bupati ke KPU Pandeglang,” ujarnya.

Lanjut Ahmadi, pendaftaran hari pertama dan kedua akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sementara hari terakhir pendaftaran dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Adapun untuk persyaratan pencalonan, tambah Ahmadi, harus ada rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang ditandatangani Ketua Umum atau sebutan lain dan Sekretaris Jendral (Sekjen), surat pencalonan dan kesepakatan Parpol koalisi di tingkat (Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan lain-lain.

“Untuk syarat calon diantaranya berusia minimal 25 tahun sejak penetapan pasangan calon (Paslon), berpendidikan paling rendah SLTA atau sederajat, SKCK (surat keterangan catatan kepolisian), surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” tuturnya.

Sementara, salah satu pengurus Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, Sadikin menyambut baik kegiatan sosialisasi persyaratan pendaftaran bagi calon dan pencalonan yang dilakukan KPU Pandeglang.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan KPU dalam proses pendaftaran nanti. Kami juga akan sering konsultasi,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.