Begini Pesan Mantan Kapolres Pandeglang untuk Penggantinya

oleh -
Mantan Kapolres Pandeglang
AKBP Indra Lutrianto Amstoni menyampaikan pesan kepada penggantinya, AKBP Sofwan Hermanto dalam malam pisah sambut Kapolres Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Jajaran Polres Pandeglang, Banten, menggelar pisah sambut Kapolres Pandeglang, di Aula Hotel Sopyan In Altama, Pandeglang, Rabu (6/11/19) malam. Pisah sambut Kapolres Pandeglang, karena Kapolres sebelumnya, AKBP Indra Lutrianto Amstoni berpindah tugas menjadi Wadir Intelkam Polda Riau, dan jabatan Kapolres Pandeglang, diisi AKBP Sofwan Hermanto dari Polda Banten.

Dalam acara itu juga, berbagai kalangan hadir untuk menyaksikan pisah sambut Kapolres Pandeglang. Mulai Forkopimda Pandeglang, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pandeglang, pimpinan DPRD Pandeglang, OKP, Ormas dan dari kalangan masyarakat lainnya.

Pada kesempatan itu, ada beberapa pesan penting yang disampaikan AKBP Indra Lutrianto Amstono, untuk anggota Polres Pandeglang. Pesan penting yang disampaikan AKBP Indra Lutrianto itu adalah, Polisi jangan apatis, Polisi harus peka terhadap semua persoalan masyarakat, Polisi harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, Polisi harus berbudaya, dan Polisi harus memiliki manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

“Polisi harus menjadi pelayan masyarakat. Jangan sampai ingin dilayani, sekarang sudah bukan jamannya lagi, pemimpin harus jadi pemimpin yang melayani, bukan pemimpin yang dilayani,” ungkap AKBP Indra dalam sambutannya.

BACA JUGA:

. Jabat Kapolres Pandeglang, Sofwan Fokus Pencegahan Radikalisme

. Kapolres Pandeglang Ingatkan Pelajar Bijak Gunakan Medsos

. Ulama dan Umaro Pandeglang Doa Bersama Untuk Keamanan Daerah

Menurutnya, ada hal penting lagi yang mesti dijalankan Polisi, yaitu Polisi harus taat terhadap aturan. Karena sebagai penegak hukum, Polisi dulu yang mentaati aturan tersebut. “Jika Polisi sudah taat terhadap aturan, baru bisa mengarahkan masyarakat untuk taat aturan, tapi jika Polisinya tidak taat, tidak berbudaya, apa jadinya masyarakat nanti,” katanya.

Indra mengaku, selama tugas di Pandeglang menjadi Kapolres, punya banyak kesan yang tidak bisa dilupakannya. Salah satunya, rasa kebersamaaan warga Pandeglang sangat tinggi.

“Seperti pada saat tragedi tsunami tahun lalu. Sebagian warga terkena musibah, namun warga yang lain juga turut merasakan kesusahannya. Jadi, selalu ada  saat susah dan ada  saat senang, itu sifat warga Pandeglang yang tidak bisa kami lupakan,” ujarnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.