Begini Kata Wali Kota Serang Saat Ditanya Nasib Petambak Bandeng Jika Tergusur Industri

  • Whatsapp
tambak ikan kota serang
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin, saat memimpin rakor dengan sejumlah OPD.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Dengan alasan tidak lagi produktif, Pemkot Serang, Banten, bakal mengalihfungsikan lahan tambak di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, menjadi kawasan industri.

Rencana itu tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Serang 2020 yang menyebut Kecamatan Kasemen menjadi zona industri, salah satunya termasuk lahan tambak seluas 400 hektar yang akan dijadikan kawasan industri.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Serang, Syafrudin mengakui, lahan tambak di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen akan dialihfungsikan menjadi kawasan industry. Alasannya selain sudah tidak produktif, juga karena Kasemen masuk zoan industri.

Ditanya bagaimana nasib para petambak bila alihfungasi tambak menjadi industri benar-benar terealisasi? Juga banyak pengurus tambak yang bakal kehilangan pekerjaan. Menurut Syafrudin, justru ketika dijadikan kawasan industri akan mendatangkan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Kan tidak produktif. Justru akan mendatangakan pekerjaan disitu, soalnya kalau industri pasti orang situ dulu yang diserap,” katanya kepada wartawan, Senin (20/7/2020).

BACA JUGA: Petambak Pasrah, Ratusan Hektar Tambak di Kota Serang Bakal Jadi Kawasan Industri

Tambak di Kelurahan Sawah Luhur berdasarkan pantauan merupakan tambak ikan bandeng. Disinggung soal ikan bandeng yang menjadi ciri khas Kota Serang nantinya bakal hilang, Syafrudin mengaku masih ada lahan petambak bandeng di kecamatan lainnya.

“Kalau di Sawah Luhur (tambak bandeng) hanya kelas kecil,” ungkapnya.

Syafrudin melanjutkan, draf revisi RTRW saat ini masih dalam pembahasan. Selanjutnya, kata dia, akan diparipurnakan di DPRD Kota Serang. “Draf Revisi RTRW akan diajukan dalam bulan ini,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.