Begini Cara “Ustad Badut” Memberikan Pemahaman Vaksin Pada Masyarakat

oleh -
Ustad Badut Yahya mengajak salah satu warga di Kelurahan Sudimara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, untuk mengikuti vaksin COVID-19.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Badut merupakan sosok penghibur yang dikenal kebanyakan masyarakat. Namun di Kota Tangerang, Banten, badut dimanfaatkan Yahya Edward Hendrawan (38), untuk turut berkontribusi mensukseskan program percepatan vaksinasi COVID-19.

Pria yang biasa dikenal Ustad Badut Yahya, baru-baru ini turun ke berbagai lingkungan masyarakat di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Julukan Ustad yang diberikan itu bukan tanpa alasan, karena Yahya sehari-harinya mengajar ngaji ke anak-anak sekitar lingkungan kecamatan tersebut, menggunakan kostum badut.

Kali ini, Yahya mengajak sejumlah rekan dan beberapa komunitas untuk mengkampanyekan pentingnya vaksinasi kepada masyarakat menggunakan kostum badut. Mereka berkeliling kampung-kampung untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi.

“Tujuan kami adalah untuk menyadarkan masyarakat pentingnya vaksinasi dan pentingnya taat kepada protokol kesehatan (prokes), untuk mencegah dan menghindari penyebaran COVID-19,” ungkap Ustad Badut Yahya, di RT 08 RW 04 Kelurahan Sudimara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (14/9/2021).

BACA JUGA: Percepat Pencapaian Vaksin di Indonesia, Dinkes Kota Tangerang Buka 108 Titik Vaksinasi COVID-19

Tidak hanya berkeliling, lanjut Yahya, mereka juga dari pintu ke pintu atau door to door, menghampiri masyarakat untuk mengikuti vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 350 orang di kawasan tersebut.

BACA JUGA: 6.400 Nakes di Kota Tangerang Mendapatkan Vaksinasi Dosis ke 3

“Harapan saya, dengan adanya vaksin ini Indonesia, khususnya Kota Tangerang terbebas dari COVID-19 dan semuanya kembali pulih,” ujarnya.

Menurut Yahya, masyarakat harus mendukung program vaksinasi tersebut, agar semua aktivitas masyarakat kembali seperti sedia kala. “Saya berencana kedepannya datang ke sekolah-sekolah bersama teman-teman untuk kembali mengkampanyekan pentingnya vaksinasi,” katanya.

Yahya menambahkan, kegiatan yang dilakukannya mendapat dukungan dari masyarakat, karena selain unik dan eksentrik, masyarakat juga mendapatkan hiburan.

“Kami sangat bersyukur, karena aparatur kecamatan juga mendukung kegiatan atau pemberian pemahaman kepada masyarakat dilakukan dengan cara seperti ini,” kata Ustad Badut. (Candra/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.