Begini Alasan Anggota DPRD Lebak Menolak Penghentian Hukuman Mati Terpidana Narkotika

oleh -
Ilustrasi: Penolakan penghentian hukuman mati terhadap kasus terpidana narkotika.

LEBAK, REDAKSI24.COM- Adanya permintaan Amnesti Internasional untuk menghentikan hukuman mati bagi terpidana kasus narkotika mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Anggota DPRD Lebak, Musa Weliansyah. “Saya khawatir bangsa ini akan hancur jika pelaku terpidana mati kasus narkotika dihentikan atau dihapus,” kata Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Lebak itu, Minggu (27/6/2021).

Selama ini, lanjut dia, penerapan hukuman mati bagi pelaku terpidana kasus narkotika tidak memberikan efek jera, bahkan peredaran narkotika menjamur dan semakin tumbuh. 

“Penghentian hukuman mati terhadap terpidana kasus narkotika dipastikan sangat membahayakan dan akan menghancurkan generasi bangsa,” kata dia.

BACA JUGA: Jaringan Internasional Kendalikan Kasus Narkoba 2,5 Ton Dari Lapas

Saat ini, tambahnya, narkotika di Indonesia sudah masuk di berbagai kalangan, mulai oknum aparatur negara, politisi, artis, mahasiswa, pelajar, masyarakat umum hingga ibu rumah tangga.

Karena itu, kata politisi PPP Lebak tersebut, dia menolak keras penghentian hukuman mati bagi kasus narkotika. “Kami yakin jika dihapus hukuman mati terhadap terpidana kasus narkotika maka akan lebih leluasa bermain dengan oknum penegak hukum supaya mendapatkan vonis yang ringan dan  secara bisnis para bandar narkotika internasional diuntungkan” katanya. (Mansyur/Ant/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.