BBWSC3 Dinilai Tidak Maksimal Urus Sungai di Banten

oleh -
Aliansi lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam NGO Banten mendatangi kantor BBWSC3 Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI.COM – Sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam NGO Banten menilai, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3), tidak maksimal dalam menjalankan proyek normalisasi ketiga sungai besar di Banten tersebut.

Dalam aksinya yang digelar Rabu (25/9/2019), para aktivis menuntut BBWSC3 transparan dalam menjalankan program pemerintah, yang dijalankan pusat di daerah, khususnya di Banten. Proyek pembangunan, harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami minta BBWSC3 memaksimalkan kegiatan pembangunan, baik dari konstruksi atau fisik maupun dalam hal pengelolaan keuangan, harus transparan akuntabel dan tertib,” ungkap Jaya, akitvis Laskar Merah Putih dalam orasinya.

Menurut Jaya, banyak ditemukan beberapa kegiatan tahun anggaran 2017-2019 yang dikelola BBWSC3 diduga bermasalah, baik secara kualitas fisik maupun dalam hal kuantitasnya. Dalam kenyataannya, kata dia, tidak nampak realisasinya. “BBWSC3 Banten harus bertanggungjawab atas pelaksanaan sejumlah proyek yang tidak transparan,” katanya.

Senada disampaikan Ketua LSM Jambak, Andi yang menduga adanya penyelewengan dana yang dilakukan para pemenang proyek, “Kami menilai banyak kejanggalan dalam pengelolaan dana dari para pemenang tender,” ungkapnya.

Kepala BBWSC3 Banten, Tris Radityan berjanji akan lebih transparan dalam menjalankan program pembangunan, khususnya terkait normalisasi sungai di Provinsi Banten. “Kami juga butuh masukan dari setiap elemen masyarakat,” tandasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.