Bayi Perempuan Ditemukan Warga Tergeletak di Kebun Sawit Pandeglang

  • Whatsapp
bayi perempuan, kebun sawit, tergeletak, warga, pandeglang, puskesmas,
Bayi perempuan yang ditemukan warga di kebun sawit dievakuasi ke Puskesmas Cisata.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bayi perempuan yang diperkirakan berusia dua hari, ditemukan warga tergeletak di kebun sawit tepatnya dekat Situ Cibeteng Perih Kampung Pasirwaringin, Desa Rawasari, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 6:00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi24.com dari kronologis kejadian, mulanya salah seorang warga yakni Raman, hendak memanen sawit. Namun tiba-tiba terdengan suara tangisan bayi, tapi Raman tidak langsung menghampiri TKP karena merasa ragu dan takut.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Raman menunggu temannya yang bernama Umyadi untuk menghampiri sumber suara rangisan bayi tersebut. Tidak lama kemudian, teman Raman tiba di lokasi dan langsung mencari sumber suara tangisan bayi tersebut.

“Ternyata benar terdapat seorang bayi perempuan yang masih terlilit tali pusar, dan tanpa sehelai kain. Dan langsung memanggil ibu-ibu yang tengah mencuci pakaian di kali untuk minta bantuan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Diduga Depresi, Janda Dua Anak di Pandeglang Nyaris Terjun dari Atas Jembatan

Kemudian, bayi perempuan itu langsung dievakuasi oleh warga yang lain yakni, Arti dan dibawa ke kediaman Kepala Desa Rawasari yang tidak jauh dari TKP pembuangan bayi tersebut. “Setelah itu bayi langsung dibawa ke Puskesmas Cisata,” katanya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Cisata, Iis Hadijah membenarkan, pihaknya telah kedatangan sejumlah warga Rawasari, dengan membawa seorang bayi berjenis kelamin perempuan. Menurut dia, bayi malang tersebut diperkirakan baru berumur dua hari.

“Tali pusarnya masih tempel, kondisi bayi bagus, sehat dan tidak ada kelainan. Hasil pemeriksaan berat bayi 3 ribu gram dan tinggi badan 46 centi meter, lingkar kepala 34 cm, nadi 128 kali per menit, pernafasan 32 kali permenit,” ujarnya.

Sementara, Camat Cisata, Atang Suhana juga membenarkan warga Desa Rawasari telah digegerkan dengan penemuan bayi perempuan. Pihaknya juga mengapresiasi warga dan tenaga medis Puskesmas Cisata, yang sudah sigap mengevakuasi bayi dari kebun sawit.

“Bayi itu sudah dibawa ke RSUD Pandeglang. Rencananya sudah ada warga yang ingin mengadopsi bayi itu,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.