Bawaslu Pandeglang Temukan 1.267 Pemilih Berpotensi Tidak Memenuhi Syarat

  • Whatsapp
pilkada pandeglang
Anggota BAwaslu Pandeglang, Karsono,

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang, menemukan sebanyak 1.267 pemilih yang berpotensi Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hal itu ditemukan dari hasil analisa data yang dilakukan Bawaslu Pandeglang dari 35 kecamatan.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Pandeglang, Karsono menyampaikan, potensi ribuan pemilih TMS dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Pandeglang 2020 terdiri dari beberapa kategori, seperti potensi pemilih yang sudah meninggal dunia, potensi pemilih ganda, potensi pemilih yang usianya di bawah 17 tahun.

Bacaan Lainnya

“Bawaslu melakukan analisa terhadap soft copy DPS yang diserahkan KPU. Ada dua hal yang dilakukan Bawaslu, pertama kroscek ke lapangan terkait pemilih yang sudah meninggal dan kedua terkait usianya yang di bawah 17 tahun dan yang ganda,” ungkapnya, Jumat (1/10/2020).

Dipastikannya, berdasarkan pemeriksaan di lapangan pada salah satu kategori yang diambil sampel, ada pemilih yang sudah meninggal dunia tetapi masih masuk DPS. Karena itu, Bawaslu sudah memberikan surat rekomendasi perbaikan kepada KPU Pandeglang.

BACA JUGA: Pimpin Lagi Golkar, Gunawan Tancap Gas Menangkan Irna-Tanto pada Pilkada Pandeglang

“Makanya kami meminta pada KPU dan PPK atau PPS ntuk melakukan kroscek ulang atas data yang kami berikan. Data itu akan kami berikan melalui rekomendasi saran perbaikan,” katanya.

Menurutnya, rekomendasi tersebut sudah diserahkan sekitar 21 September 2020 melalui PPK agar segera ditindaklanjuti. Diakuinya, dari 35 kecamatan yang paling banyak potensi pemilih TMS yaitu di Kecamatan Cimanuk, Mekarjaya dan Bojong.

“Kalau kategorinya itu potensi meninggal dunia dan potensi pemilih ganda, maka kami minta ditindaklanjuti sebelum pleno DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan),” ujarnya.

Sementara, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Pandeglang, Ahmad Munawar mengatakan, sebelum disampaikan Bawaslu, pihaknya sudah menerima informasi dari PPK yang disarankan Panwascam melakukan perbaikan DPS.

Selain itu, tambah dia, pihaknya juga melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang terancam tidak memenuhi syarat. “Kami mengapresiasi yang disampaikan Bawaslu. Hari ini masih proses perbaikan di PPS. Kami bersama PPS dan PPK melakukan pencermatan, terhadap DPS yang disampaikan Panwas,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.