Bawaslu Pandeglang Launching Sentra Gakkumdu

  • Whatsapp
sentra gakkumdu
Bawaslu Kabupaten Pandeglang melaunching Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Pandeglang 2020.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dalam meningkatkan sistem pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilu pada Pilkada Pandeglang 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang, meluncurkan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kantor Bawaslu Pandeglang, Banten, Kamis (12/3/2020).

Dalam acara tersebut, sekaligus dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) atau nota kesepakata antara Bawaslu Pandeglang, bersama sejumlah pihak yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu tersebut.

Bacaan Lainnya

Sentra Gakkumdu merupakan lembaga penegakan hukum tindak pidana pemilu. Unsur sentra Gakkumdu tersebut terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dalam acara launching Gakkumdu dihadiri Ketua dan anggota Bawaslu Banten, Wakapolres Pandeglang, perwakilan Kejaksaan Negeri, Ketua KPU Pandeglang, Kesbangpol serta unsur pemerintahan dan puluhan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:

. Indeks Kerawanan Pilkada Tinggi, Bawaslu Pandeglang Siapkan Strategi Khusus

. Diperiksa Bawaslu, Kepala Dindik Kota Cilegon Sebut Kewajiban Alumni Hadiri Reuni

. Awasi Pilkada 2020, Bawaslu Pandeglang Gandeng Banyak Pihak

Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi mengatakan, dengan telah dibentuknya sentra Gakkumdu ini diharapkan sistem pengawasan dan penindakan bagi pelanggaran pemilu lebih efektif. Diharapkannya juga, bisa terbangun komunikasi yang baik dan setiap ada laporan dari Bawaslu bisa segera cepat ditindaklanjuti.

“Setiap ada laporan dan temuan-temuan harus cepat ditindaklanjuti dan diselesaikan. Sebab jika temuan atau laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu itu tidak ditindaklanjuti, akan melanggar kode etik,” ungkapnya.

Lanjut Ade, ketegasan dalam penindakan pelanggaran pemilu itu harus dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap setelah terbentuknya Gakkumdu ini, pengawasan dan penindakan pelanggaran pemilu lebih efektif lagi, dan setiap temuan dan laporan bisa tertangani dengan baik,” ujarnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.