Bawaslu Kota Tangerang Terima Kunjungan KPUM STISNU Nusantara

  • Whatsapp
Bawaslu Kota Tangerang
Siti Fatonah, Anggota Bawaslu Kota Tangerang saat menerima kunjungan KPUM STISNU Nusantara Tangerang.

KOTA TANERANG, REDAKSI24.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, Banten, menerima kunjungan komisi pemilihan umum mahasiswa atau KPUM Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Jumat (5/1/2/2021).

Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Kota Tangerang, Siti Fatonah menjelaskan, kedatangan mahasiswa tersebut untuk belajar tentang tatalaksana dan proses penyelenggaraan pemilu. Karena di Kampus STISNU Nusantara Tangerang akan dilangsungkan pemilihan presiden mahasiswa pada 20 Februari 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kedatangan KPUM STISNU itu untuk mengetahui bagai mana tatacara penyelenggaraan pemilihan. Sebagai bahan mereka dalam melaksanakan pemilihan presiden mahasiswa di kampusnya,” kata Siti Fatonah yang akrab dipangil Sifa itu.

Dijelaskan Sifa, untuk melaksanakan pemilihan saat ini masih mengacu pada Undang Undang RI Nomor 10 Tahun 2016, tentang pemilihan kepala daerah atau Pilkada. Yang mana dalam proses pemilihan memiliki tahapan-tahapan, diantaranya pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, logistik, pemungutan dan penghitungan suara, serta rekapitulasi perolehan suara.

“Fungsi Bawaslu di situ (Pilkada), untuk memastikan seluruh proses tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sehingga hasil pemilihan menjadi kredibel dan terhormat,” ujarnya.

Ketua Bawaslu, Agus Muslim mengatakan, kedatangan mahasiswa STISNU Nusantara Tangerang juga diberikan sosialisasi terkait pengawasan penyelenggaraan pemilihan.

Kata Agus, tugas Bawaslu adalah melaksanakan pengawasan pada setiap tahapan pemilihan. Dalam setiap tahapan, imbuh Agus, tentu terdapat potensi yang dapat mencedrai kredibilitas pelaksanaan pemilihan, sehingga hasil pemilihan bisa digugat dan disengketakan.

“Nah, di situlah peran Bawaslu. Setiap tahapan harus dipastikan clear. Dan seluruh proses tahapan on the track, tidak menyimpang dari ketentuan undang-undang,” ucapnya. (Endang JP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.