Bawaslu Ingatkan Agar KTP ASN Tidak Dipakai Dukung Calon Independen

oleh -
Ilustrasi KTP Dukungan Bagi Calon Independen
Ilustrasi KTP Dukungan Bagi Calon Independen

TANGERANG SELATAN,REDAKSI24.COM—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengingatkan agar fotocopi  Kartu Tanda Penduduk (KTP) aparatur sipil negara (ASN) dipakai untuk memberikan dukungan kepada calon independen. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran jelang pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel yang akan berlangsung pada Desember 2019 mendatang.

“KTP PNS itu tidak bisa di pakai untuk mendukung calon independen. Jadi kami ingatkan dari awal ini sebelum masuk tahapan pendaftaran dalam waktu dekat ini,” kata Ketua Bawaslu Tangsel Muhamad Acep, Senin (4/11/2019).

Acep menjelaskan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dijelaskan bahwa setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada, Pileg, dan Pilpres. Oleh karena itu, dalam kontestasi politik di Tangsel mendatang, ASN harus bersikap netral, tak terkecuali memberikan dukungan KTP sebagai syarat dukungan calon independen.

“Bagi ASN, KTP-nya pun tidak digunakan untuk memberikan dukungan terhadap salah atu pasangan calon yang akan maju di Pilkada,” kata Acep.

BACA JUGA:

Mau Nyalon Lewat Jalur Independen di Pilkada Tangsel, Siapkan 71.143 KTP Dukungan

Berhadiah Rp11 Juta, KPU Gelar Lomba Cipta Jingle Pilkada Tangsel 2020. Berminat Ini Syaratnya!

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bagi yang ingin maju dalam Pilkada Tangsel 2020 perseorangan atau independen wajib mendapat dukungan sebanyak 71.143 KTP dukungan. Jumlah dukungan tersebut harus tersebar minimal di empat kecamatan dari tujuh kecamatan yang ada di wilayah Tangerang Selatan.

“Untuk jumlah dukungan yang harus diserahkan setiap calon perseorangan, 7,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Di Kota Tangsel sendiri DPT sebelumnya tercatat 948. 571 jiwa. Maka harus menyerahkan berkas dukungan minimal 71.143 KTP dukungan,” kata Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Tangerang Selatan M. Taufik.

Taufik juga mengatakan bahwa tahapan pendaftaran dimulai pada 16 sampai 18 Juni 2020. Setelah tahapan itu akan dilakukan penetapan pasangan calon setelah KPU melakukan verifikasi terlebih dulu.

“Penetapan pasangan calon tanggal 8 Juli 2020, kemudian kampanye dan debat publik mulai dari 11 Juli sampai 19 September 2020 kemudian tanggal 23 September 2020 pemungutan suara Pilkada Tangerang Selatan dan penghitungan suara di TPS,” pungkasTaufik. (Hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *