Bantuan 800 Rapid Test Covid-19 Akan Diprioritakan oleh Pemkab Lebak Untuk PDP

  • Whatsapp
Rapid test Covid-19 -istimewa.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mendapat bantuan alat rapid test Covid-19 sebanyak 800 unit dari Pemerintah Pusat. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten disampaikan oleh ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Lebak, Dede Jaelani.

” Alhamdulillah kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Pemprov Banten sebanyak 800 unit alat Rapid Test,” kata Dede kepada Redaksi24.com, Minggu (29/3/2020).

Bacaan Lainnya

Dede menjelaskan, Rapid test tersebut akan diprioritaskan kepada para pasien yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pemantauan (PDP). ” Kita prioritaskan untuk pasien,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak Triatno Supiono menuturkan, dari 3.600 alat rapid test Covid-19 yang diterima Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kabupaten Lebak mendapatkan jatah sebanyak 800 unit. Dan alat itu, tambah dia, akan diprioritaskan kepada orang-orang yang masuk PDP.

“Kami prioritaskan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), orang-orang yang kontak potensial berhubungan dengan pasien yang positif dan orang dalam pemantauan (ODP) yang mengarah ke sana (suspect, red),” tutur Plt Kadinkes Lebak.

Dengan jumlah rapid test yang terbatas kata dia, pemeriksaan hanya akan dilakukan kepada pasien yang masuk ke rumah sakit dan puskesmas dengan kategori yang sudah ditentukan serta orang yang sudah kontak langsung dalam waktu 7 hari dengan pasien positif Covid-19.

BACA JUGA:

Pemkab Lebak Alokasikan Rp 5 Milliar Untuk Penangangan Covid-19

Dua Orang Warga Lebak Dinyatakan PDP di Rujuk ke RSUD Serang

Triatno mengaku, alat rapid test Covid-19 yang diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten baru di ambilnya. Dan untuk digunakan, pihaknya akan melakukan pembahasan terlebih dahulu.

“Kami baru ambil alatnya hari ini, soal pelaksanaannya nanti kami bahas dulu bagaimana mekanisme pemeriksaan dan pengunguman hasilnya agar jangan sampai menimbulkan keresahan. Masih kami pertimbangkan lah soal ini dan itu,” jelasnya

Sebelumnya, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melakukan penyemprotan disinfektan di seputar alun-alun kota Rangkasbitung, Balong Rancalentah dan sejumlah ruas jalan protokol juga kantor sekretariat Kelompok Kerja Wartawan harian Cetak dan Elektronik. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.