Basmi Covid-19, Warga Cilegon Ramai-Ramai Semprot Disinfektan

  • Whatsapp
DLH Kota Cilegon
Petugas DLH Kota Cilegon bersama warga begotong royong menyemprotkan disinfektan ke masjid di kawasan Cibeber.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Gerakan mandiri masyarakat bersama stakeholder dalam upaya memutus rantai penyebaran corona virus disease atau Covid-19 perlu diapresiasi. Belakangan ini, mulai bermunculan gerakan warga memerangi Covid-19, termasuk di Kota Cilegon.

Warga di kota baja itu secara sadar dan kolektif membuat cairan disinfektan secara mandiri, termasuk hand sanitizer hingga ramai-ramai melakukan penyemprotan ke berbagai lokasi yang berpotensi menjadi ‘sarang’ Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kami apresiasi warga yang secara sadar mulai bergerak menanggulangi wabah Covid-19,” kata

Plt Kepala UPT III Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Bagus Ardanto kepada wartawan Selasa (31/3/2020).

Dia mengatakan, pihaknya berinisiatif melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan kantornya secara mandiri. Juga ke beberapa lingkungan warga yang berdekatan dengan kantornya.

“Kami beli alat semprot dan bahan disinfektan, setelah selesai di kantor memutuskan untuk melayani warga yang membutuhkan,” ungkap pria yang biasa disapa Dadang itu.

Ia juga menambahkan, gerakan tersebut tagline UPT3DLH Basmi Covid-19. Secara mandiri pihaknya melakukan penyemprotan mulai dari musholla dan masjid serta rumah=rumah warga di ada di sekitar kantor.

“Kemudian ke Cibeber, Ciwandan, TPSA, dan Bagendung. Selain penyemprotan kami juga memberikan sosialisasi cara membuat cairan disinfektan sehingga warga nantinya bisa membuatnya secara mandiri,” jelasnya.

Dengan kemampuan seadanya, lanjut Dadang, pihaknya sadar tidak bisa menampung semua kebutuhan warga. “Mudah mudahan ini bisa jadi penggerak di setiap perumahan atau individu yang memiliki kemampuan untuk mengantisipasi Covid-19,” harapnya.

BACA JUGA:

. Pasar, Terminal dan Pelabuhan di Kota Cilegon Disemprot Disinfektan

. Wali Kota Cilegon Tak Setuju Karantina Wilayah

. Dukung Sosial Distancing, Pasar Blok F Cilegon Terapkan Belanja Online Non Aplikasi

Ia juga mengaku, pembiayaan kegiatan yang dimotorinya tidak menggunakan Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD). “Tidak, tidak pakai APBD. Namanya juga mandiri, semuanya dilakukan secara mandiri,” jelasnya.

Ia juga mengaku, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan secara mandiri sejak 23 Maret 2020. Menurutnya, sudah lebih dari 400 rumah yang telah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan.

“Kami bersama warga terus berupaya membasmi virus corona, warga juga bisa secara mandiri meracik cairan disinfektan di rumah masing-masing,” tandasnya. (Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.