Baru Diperbaiki Rusak Lagi, Jalan Labuan Pandeglang Membahayakan

  • Whatsapp
jalan nasional, jalan rusak, jalan raya labuan pandeglang, DPU Banten,
Jalan Raya Labuan-Pandeglang di Kecamatan Cisata berlubang dan dipenuhi kerikil yang terkelupas.

KABUPATEN PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Ruas Jalan Raya Labuan-Pandeglang, tepatnya di Jembatan Dua, Kecamatan Cisata yang baru beberapa bulan rampung diperbaiki, kini sudah rusak lagi.

Kerusakan terjadi diduga karena kualitas hasil perbaikan buruk. Tidak sedikit pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut, karena kondisi jalan membahayakan para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Bacaan Lainnya

Pantauan Redaksi24.com tepat pada ujung jembatan dan belokan yang hendak masuk jembatan, terdapat banyak lubang dan batu kerikil di badan jalan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan yang rusak itu baru selesai diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banten dengan cara ditambal.

Terlihat, para pengguna jalan terutama para pengendara roda dua nampak pelan dan berhati-hati saat melintas di jalur itu. Sebab khawatir terperosok pada lubang jalan dan terpeleset akibat batu kerikil yang berserakan di sepanjang badan jalan nasional tersebut.

BACA JUGA: Pilkada Pandeglang, Pemungutan Suara di TPS 02 Cipeucang Bakal Diulang

Warga setempat, Azis menuturkan, akibat jalan berlubang ditambah banyak batu kerikil yang berserakan, tidak sedikit pengendara roda dua yang mengalami kecelakaan lalulintas di jalur itu. Terlebih pada malam hari, pengendara banyak yang terjebak lubang, karena jalan di lokasi itu juga minim penerangan.

“Kondisi jalan ini cukup membahayakan bagi pengendara, khususnya pengendara roda dua. Karena badan jalan sudah berlubang lagi ditambah banyak batu kerikil, padahal yang saya tahu jalan itu baru beberapa bulan diperbaiki, tapi sudah rusak lagi,” ungkapnya, Sabtu (12/12/2020).

Dia berharap pemerintah atau pihak terkait segera melakukan perbaikan lagi terhadap ruas jalan yang rusak itu. Karena dapat mengancam keselamatan para pengendara. “Kami harap pemerintah segera memperbaiki lagi, jika tidak secepatnya ditangani, khawatir akan banyak kecelakaan lakulintas dan menelan korban jiwa,” harapnya.

Ditemui di lokasi, seorang pengendara roda dua, Lomri mengaku, was-was ketika melintas di jalur tersebut. Sebab, kata dia, kerusakan pada jalan itu cukup membahayakan, ditambah kerusakan atau lubang-lubang jalan dan batu kerikil itu tepat pada belokan yang hendak masuk jembatan dua.

Ia juga meminta, kondisi jalan ini segera ditangani pemerintah, jangan sampai banyak merugikan pengguna jalan. Terlebih jalur itu merupakan jalan nasional, sehingga aktivitas lakulintasnya cukup padat.

“Kalau warga sini mungkin sudah banyak yang tahu kondisi jalan berlubang, sehingga bisa lebih berhati-hati saat melintas. Tapi kalau pengguna jalan dari luar daerah, mereka belum hafal, jika tidak segera ditangani khawatir banyak terjadi kecelakaan laluluntas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait maupun pelaksana perbaikan jalan yang dulu melakukan rehabilitasi ruas jalan tersebut belum bisa dimintai tanggapannya terkait hasil perbaikan jalan itu.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.