Bareskrim Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

  • Whatsapp
Sambo mengatakan Bareskrim Polri melakukan gelar perkara kasus kebakaran Gedung Kejagung
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo (tengah) , di Jakarta, Jumat, mengatakan tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan melakukan gelar perkara kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan melakukan gelar perkara kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung (Kejaksaan Agung), Jumat.

“Kami melaksanakan gelar perkara awal naik penyidikan untuk menyiapkan administrasi penyidikan dan menyusun rencana penyidikan,” ujar Brigjen Sambo di Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya tim gabungan Bareskrim  bersama Kejaksaan Agung telah melakukan gelar perkara kasus ini di Kantor Bareskrim pada Kamis (17/9).

BACA JUGA:Penggerebekan Karaoke Venesia BSD Oleh Bareskrim Polri, Dinilai Ada Yang Tidak Beres Dengan Satpol PP Tangsel

Gelar perkara tersebut dihadiri Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana, Kepala Pusat Labfor Polri dan lainnya.

Komjen Sigit mengatakan bahwa penanganan kasus kebakaran Gedung  Kejagung  naik dari penyelidikan ke penyidikan karena ada dugaan pidana dalam peristiwa itu.

BACA JUGA: DPR Minta Polri Geser Anggaran Pengamanan Piala Dunia dan MotoGP ke Kebutuhan Mendesak

Penyidik, menurut Sigit, menyimpulkan sementara adanya dugaan pelanggaran terhadap Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP.

Pasal 187 KUHP ancamannya maksimal 12 tahun sampai 15 tahun penjara jika menimbulkan korban. Sementara Pasal 188 KUHP ancaman hukumannya lima tahun bila terjadi kesalahan yang menyebabkan kebakaran.

Penyidik akan terus mendalami keterangan sejumlah saksi terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung untuk mencari tersangka.(Anita/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.