Bapeten Pastikan Dua Warga Batan Terpapar Radioaktif

  • Whatsapp
Lokasi yang terpapar radioaktif di Komplek Batan, Tangerang Selatan.

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM– Dari sembilan orang yang menjalankan whole body counting (WBC), dua diantaranya positif terpapar cesium atau CS137 di Batan. Namun demikian Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan keduanya masih dalam kondisi aman.

Setelah sepekan kejadian bocornya radioaktif di Perumahan Batan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan rupanya dua warga sekitar terpapar cesium tingkat rendah.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Umum Bapeten, Hendriyanto Hadi Tjahyono, mengatakan atas kejadian ini warga diminta tenang dan tidak panik.

“Dua yang terindikasi atau yang terukur kontaminasi cesium 137, tapi tingkatnya ternyata sangat rendah,” kata Hendriyanto di Pemkot Tangsel, Jumat (21/2/2020).

Dosis yang masuk, kata dia, di dalam tubuh kedua warga tersebut hanya 0.12 milisivert. Dengan begitu pihaknya menganggap kondisi dua warga tersebut masih dalam keadaan aman.

“Untuk batas dosis yang diijinkan sesuai dengan aturan yang berlaku adalah 1 milisivert,” kata dia.

Bapeten menganggap dengan adanya kejadian ini dosis yang terserap ke dalam tubuh tersebut hanya persepuluh. “Ini kalau dihitung, dikalkulasikan, sekitar 0.05 dari batas dosis, masih di bawah batas normal,” kata Hendriyanto.

Dengan temuan ini, jelas dia, tidak ada dampak radiologi ataupun dampak medis yang harus dikhawatirkan oleh warga.

“Intinya dia itu tidak ada masalah, tapi tetap kita punya keinginan untuk satu atau dua bulan kita cek lagi,” kata Hendriyanto.

BACA JUGA:

Warga Batan Digegerkan Adanya Paparan Radioaktif

BATAN Lakukan Clean Up Daerah Terpapar Radiasi, Warga Diminta Tidak Panik

Sementara itu, Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol Bapeten, Abdul Qohhar mengatakan, saat ini 2 warga yang terkontaminasi Cesium 137 akan luruh dalam tubuh jangka waktu 70 hari.

“Dua orang terdeteksi ini angkanya sangat kecil. Kalau secara teori Cesium 137, di dalam tubuh luruh selama 70 hari, luruh dengan sendirinya,” ujar Qohhar yang juga ditemui di Pemkot Tangerang Selatan. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.