Bapenda Kabupaten Tangerang Berupaya Capai Target Pajak di Tengah Pandemi Covid-19

oleh -
Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang
Kepala Bidang PBBP2 dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Setelah tasyakuran sekretariat, Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang (WHKT) bergerak cepat menggelar kegiatan ngobrol santai (Ngobras) dengan menggandeng Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Muspida, Anggota DPRD dan stakeholder lainnya.

Kegiatan silaturahmi anggota Pokja WHKT yang sebagian besar merupakan jurnalis senior dan beranggotakan wartawan cetak harian, online lokal nasional tersebut, akan dilakukan secara berkesinambungan.

Ketua Pokja WHKT, Bambang Mulyono mengatakan, kegiatan Ngobras ini untuk menjalin silaturahmi dan sinergisitas dengan SKPD, Muspida, Anggota DPRD dan stakeholder di Kabupaten Tangerang.

“Pokja WHKT ingin bersinergisitas dengan seluruh pemangku kebijakan di Kabupaten Tangerang dengan tetap mengedepankan kaidah jurnalistik,” ujarnya.

Bambang mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang mengawali kegiatan Ngobras Pokja WHKT yang digelar perdana di Sekretariat WHKT, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (11/3/2021).

BACA JUGA: Cegah Tatap Muka di Masa Pandemi, Bapenda Tangerang Sosialisasikan Bayar Pajak Online

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBBP2) dan BPHTB, Dwi Chandra Budiman yang mewakili Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengungkapkan, pihaknya sangat terbuka luas bagi insan pers untuk mengkritik dan atau memberikan masukan terkait target pendapatan pajak daerah.

“Kami ingin dari ngobras seperti ini bersama rekan-rekan wartawan bisa menemukan formula dan strategi untuk meningkatkan upaya  pendapatan pajak daerah di tengah Pandemi Covid-19,” ujar Dwi.

Dalam kesempatan ngobras itu juga terungkap pajak triwulan pertama atau sampai akhir Februari 2021 yang berhasil diserap Bapenda Kabupaten Tangerang nilainya sebesar Rp200 Miliar.

“Untuk triwulan pertama sudah 12 persen yang terserap,” ungkapnya.

Bapenda Kabupaten Tangerang, lanjut Dwi, juga telah meluncurkan berbagai aplikasi online untuk memudahkan masyarakat para wajib pajak dalam pembayaran PBBP atau pajak daerah lainnya.

“Untuk pembayaran PBBP dapat dibayar secara online melalui Bank BJB. Bagi yang sudah bayar bisa mengecek di aplikasi iPBB,” jelasnya.

Menurut Dwi, pada masa pandemi Covid-19 pihaknya harus sangat kreatif dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat, yang notabenenya adalah para wajib pajak. Karena, dengan semakin dekat dengan masyarakat, menurut Dwi, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kalau masyarakat percaya pemerintah, kewajiban akan berubah menjadi kebutuhan. Jadi membayar pajak akan menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Pola ini yang kami terus upayakan dalam menarik pajak daerah kepada masyarakat,” tandasnya .(Ard/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.