Banyak Tempat Hiburan Malam di Kota Serang Melanggar PSBB

  • Whatsapp
PSBB Kota Serang
Petugas Satpol PP Kota Serang menggelar razia tempat hiburan malam yang melanggar jam operasional selama masa PSBB.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, dalam hal ini Satpol PP bakal melakukan penutupan paksa tempat hiburan malam (THM) yang melanggar jam operasional saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Serang, TB Hasanudin mengatakan, saat razia pihaknya masih menemukan banyak tempat hiburan malam, seperti kafe dan tempat karoke,  melewati jam operasional yang telah ditentukan selama PSBB.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan surat perintah dari Kasatpol PP, kami melakukan razia ke beberapa lokasi THM di Kota Serang. Tapi masih ada tempat yang belum mematuhi peraturan PSBB, seperti melanggar jam operasional,” katanya.

Berdasarkan Perwal Nomor 30 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegah dan pengendalian Covid-19, jam operasional bagi tempat-tempat usaha dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA: Diperpanjang Sampai 20 Oktober, Wali Kota Serang Akui PSBB Efektif Turunkan Kasus Covid-19

“Kami hanya memberikan batas sampai jam 22.00 WIB, jika nantinya pas razia kedapatan melanggar lagi, kami akan lakukan peneguran terlebih dahulu sampai dengan penutupan atau penyegelan,” kata Hasanudin.

Dalam razia tersebut, pihaknya juga terus menyosialisasikan kepada pihak pengelola usaha terkait dengan jam operasional pada masa perpanjangan PSBB di Ibu Kota Banten itu.

“Kalau melihat dari penerapan protokol kesehatannya sudah bagus, disiapkan seperti tempat pencucian tangan dan termasuk dengan pemeriksaan suhu tubuh,” katanya.

Dari hasil razia itu, petugas Satpol PP Kota Serang mengamankan puluhan botol minuman beralkohol alias Miras serta melakukan pemeriksaan identitas terhadap para perempuan pemandu lagu (PL) yang berada di semua lokasi tempat hiburan.

“Dalam kegiatan razia ini kami mendapatkan kurang lebih 30 botol Miras dengan berbagai jenis, untuk pemandu lagu, kami hanya lakukan pemeriksaan identitas saja,” katanya.(Ant/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.