Banyak “PR”, Wakil Rakyat Jangan Anti Kritik

  • Whatsapp

REDAKSI24.COM – Sejumlah elemen masyarakat mengingatkan seluruh anggota DPRD Kabupaten Tangerang periode 2019-2024 yang baru saja dilantik, Jumat (23/8/2029) untuk menjalankan amanah sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi). Lebih utamanya, anggota dewan yang baru harus lebih pro rakyat.

Kader Himpunan Mahasiswa Islam Kabuputen Tangerang, Marno El Masih mengkritik kinerja legislasi DPRD Kabupaten Tangerang yang dinilai selama ini masih lemah dalam menyelesaikan produk hukum pro rakyat.

Bacaan Lainnya

“Kalau mencermati kinerja legislasi DPRD Kabupaten Tangerang, kami masih merasa  galau. Karena sampai saat ini banyak produk legislasi yang belum selesai digarap wakil rakyat periode lalu (2014-2019, red),” kata Marno El Masih.

Marno  meminta anggota DPRD Kabupaten Tangerang memiliki dan melakukan terobosan baru dalam pembahasan dan penyelesaian produk legislasi yang masih mangkrak. Dengan kata lain, para wakil rakyat diminta untuk meningkatkan kinerja legislasinya untuk mencetak produk hukum yang pro rakyat.

“Setelah dilantik hendaknya Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Periode 2019-2024, dapat bekerja cepat untuk menyelesaikan “PR” (pekerjaan rumah, red) yang belum selesai, terutama produk hukum”, katanya.

Marno juga meminta anggota DPRD Kabupaten Tangerang tidak anti kritik, terutama yang datang dari kalangan mahasiswa. Marno juga berharap jangan lagi ada anggapan kritik mahasiswa merupakan ancaman bagi posisi anggota dewan.

“Jadikan kritik masyarakat itu sebagai masukan untuk pembangunan, dan kami juga berharap para wakil rakyat lebih cepat merespon aspirasi rakyat, khususnya Kabupaten Tangerang,” tegas Marno.

BACA JUGA:

. 50 Anggota Baru DPRD Kabupaten Tangerang Dilantik, Bupati Ajak DPRD Objektif dan Efektif

. SK Gubernur Banten Belum Terbit, 50 Caleg Terpilih DPRD Lebak Batal Dilantik

. 50 Caleg Melenggang ke DPRD Kabupaten Tangerang

Sementara itu, dalam proses pelantikan, Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha menyampaikan, seluruh anggota dewan periode 2019-2024 harus siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

“Sebagai mitra eksekutif, anggota dewan harus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, sebagai kontroling, budgeting dan legislasi untuk kepentingan rakyat,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Akmal, dengan diketuknya palu sidang pertama, menandakan mulai berjalannya tugas pokok dan fungsi anggota DPRD Kabupaten Tangerang periode 2019-2024. “Mudah-mudahan kami bisa menjalankan amanah yang diberikan masyarakat Kabupaten Tangerang,” tegas Akmal.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang masa bakti 2019-2024 dilantik Ketua Pengadilan Negeri Tangerang. Sebanyak 28 orang merupakan petahana yang terpilih kembali pada Pemilu Juni 2019 lalu. Sisanya wajah baru sebanyak 22 orang.

Dalam Paripurna tersebut ditentukan Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Kabupaten Tangerang, yakni Akmaludin Nugraha dari Fraksi PDIP dan H Astayudin dari Fraksi Gerindra.

Sementara Muhamad Amud,  salah satu anggota dewan yang baru dilantik dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyusun alat lelengkapan dewan mulai dari Badan Anggaran, Badan Kehormatan Dewan, Badan Musyawarah, Komisi, Badan Legislasi dan Prolegda.

“Setelah lengkap kami akan merumuskan apa saja yang akan menjadi kewenangan DPRD dengan kebijalan Pemkab Tangerang. Tentunya sinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, sehat, cerdas dan makmur,” tutur M. Amud (Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.