Bantu Perencanaan Pembangunan Sekolah, Disdikbud Lebak Gelar Sosialisasi E-RKAS

oleh -
SOSIALISASi : Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak tengah melaunching sekaligus sosialisasi E-RKAS berlangsung di Gedung Serbaguna Koperasi Tekad Waras, Narimbang Mulia, Kecamatan Rangkasbitung, pada Senin (19/8/2019).

REDAKSI24.COM—Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya. Berbagai upaya telah dilakukan Dikbud guna mencapai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yakni Lebak Cerdas, salah satunya ialah dengan melaunching Aplikasi Rencana Kerja Anggaran Sekolah (E-RKAS).

Dengan dihadiri oleh  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikbud Lebak, serta seluruh kepala Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),  di Kabupaten Lebak kegiatan launching sekaligus sosialisasi E-RKAS berlangsung di Gedung Serbaguna Koperasi Tekad Waras, Narimbang Mulia, Kecamatan Rangkasbitung, pada Senin (19/8/2019).

Kasubag Program Dindik Lebak Agus Suherli menjelaskan, E-RKAS merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengelola perencanaan anggaran pembangunan sekolah. Di aplikasi ini, setiap sekolah diwajibkan untuk meng-upload setiap rencana pembangunan sekolah tahun anggaran (TA) 2019.

“Hal tersebut sesuai dengan Permendikbud No 19 tahun 2019, dimana setiap satuan pendidikan diharuskan untuk meng-input perencanaan sekolah ke dalam aplikasi E-RKAS yang telah terhubung dengan database Disdik Lebak dan Kemendikbud,” jelas Agus kepada awak media.

BACA JUGA:

PKBM Harus Tingkatkan Kulitas Pendidikan Pandeglang

Alhamdulillah, Lebak Keluar dari Status Daerah Tertinggal

Ekspedisi Destana, BNPB Telusuri Zona Merah Bencana di Lebak

Kata Agus, aplikasi ini dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan perencanaan pembangunan sekolah. Sebab, mulai dari perencanaan pembangunan serta data aset sekolah telah terintegrasi dalam aplikasi tersebut.

“Aplikasi ini bertujuan untuk mengefisiensi, serta membantu pihak sekolah dalam melakukan perencanaan pembangunan sekolah,” ujarnya.

Agus menuturkan, data yang di inputkan kedalam aplikasi merupakan data real dan harus sinkron dengan perencanaan pembangunan sekolah.

“Kami akan melakukan verifikasi terhadap data yang diinputkan oleh pihak sekolah, apakah sesuai dengan perencanaan atau tidak,” tuturnya.

Ia menyebut, sebelumnya Kabupaten Lebak juga telah memiliki aplikasi serupa dalam mengelola perencanaan kinerja anggaraan sekolah. Namun, di aplikasi ini rencana anggaran sekolah akan lebih terbuka, sehingga transparansi rencana kinerja anggaraan sekolah dapat lebih maksimal.

“Nantinya aplikasi ini dapat diakses secara umum, sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui penggunaan dana di sekolah,” pungkasnya. (Yusuf/Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.