Banting  Kemudi Untuk Hindari Sepeda Motor, Truk Pengangkut Pupuk Organik Tercebur Sungai

  • Whatsapp
Ponorogo kecelakaan
Sejumlah wara teengah mengevakuasi sopir truk pengangkut pupuk organik yang tercebur sungai di jalan Tembus Wonogiri-Ponogoro.

PONOROGO,REDAKSI24.COM–Bermaksud menghindari pengendara sepeda motor yang meluncur di depannya, sebuah truk dengan nopol S 8930 H, banting setir langsung tercebur ke sungai di tepi jalan tembus Ponorogo – Wonogiri, Senin (7/12/2020). Akibatnya ratusan karung pupuk muatannya ambyar, sedangkan pengemudi truk yang diketahui bernama Eko Afrianto pingsan.

Pengemudi truk warga Desa Kepuhagung, Kecamatan Plumpung, Tuban, yang pingsan pun lalu dievakuasi masyarakat dan dilarikan ke RSUD dr. Harjono setempat guna pengobatan. Sementara pengendara sepeda motor bernopol AE 5154 WA yang dihindari truk, Alberstro,  warga Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo, masih diselidiki aparat kepolisian setempat lantaran belum diketahui jejaknya. 

Bacaan Lainnya

Wahyu, saksi mata warga Madiun yang sedang melintas, kepada redaksi24.com mengatakan, sebelum kejadian  kedua kendaraan, truk dan sepeda motor, melintas searah dari Timur ke Barat dalam posisi sepeda motor di depan truk. Saat berada di tempat kejadian, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur, agaknya pengemudi truk kaget melihat sepeda motor di depannya. 

“Pengemudi truk langsung banting setir ke kiri. Nabrak pohon trembesi, lalu masuk sungai,” tutur Wahyu. 

Truk Pupuk Organik

Masyarakat sekitar lokasi kejadian dan para pengguna jalan yang mengetahuinya, langsung berupaya mengevakuasi supir truk. Supir truk yang terjepit di kabin, dalam kondisi pingsan diduga sempat menelan air sungai.

Sedangkan muatannya berupa puluhan ton pupuk organik, yang sedianya akan dikirim ke wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, itu berhamburan memenuhi perairan sungai.

Dengan mobil penderek, aparat kepolisian setempat mengevakuasi bangkai truk. Kemudian diamankan di pos polisi terdekat.

Penyebab pasti terjadinya kecelakaan lalu lintas ini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian setempat. Beberapa barang bukti diamankan, dan saksi mata dimintai keterangan polisi. (Fin/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.