Banten Masuk Zona Kuning, PPKM Mikro Dinilai Efektif Turunkan Kasus COVID-19

oleh -
zona kuning, Dinkes Banten, covid-19, PPKM Mikro, efektif, RT/RW, Ati Pramudji Hastuti, Wahidin Halim,
Lima daerah di Banten masuk katagori rendah penyebaran Covid-19 atau zona kuning.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga tingkat RT/RW dinilai efektif dalam mengendalikan penyebaran COVID-19 di Provinsi Banten. Buktinya lima daerah di Provinsi Banten statusnya naik menjadi zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, penurunan dari risiko sedang menjadi risiko rendah atau zona kuning di lima daerah di Banten tidak terlepas dari peran serta semua kalangan, khususnya satuan tugas penanganan dan pencegahan COVID-19. Mulai satuan tugas tingkat provinsi hingga RT dan RW.

“Capaian status zona kuning ini berkat kerja keras seluruh satgas dari tingkat Provinsi hingga RT dan RW dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat,” kata Ati di Kota Serang, Rabu (3/3/2021).

Perluasan PPKM berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 4 Tahun 2021, menurut dia, sudah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Melalui PPKM, kegiatan pencegahan COVID-19 menukik hingga tingkat RT dan RW.

“Kegiatan dilakukan berdasarkan peta zona risiko di setiap RT,” kata Ati.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Bergeser ke Klaster Keluarga, Dinkes Banten Dorong Peran Satgas Hingga RT/RW

Meski sudah memasuki zona resiko rendah, Ati menginagtkan antisipasi sarana prasarana kesehatan tetap harus dilakukan. Ketersediaan sarana yang digunakan untuk penanganan pasien COVID-19 di wilayah Banten masih memadai.

Menurut Ati, ruang isolasi, misalnya dari 3.217 ruangan, masih tersedia sebanyak 1.008 ruangan, rumah singgah dari ketersediaan sebanyak 697 rumah, masih tersisa sebanyak 233 rumah dan ruang ICU masih tersisa 49 ruangan dari total ketersediaan di Banten sebanyak 252 ruangan.

Sementara Gubernur Banten, Wahidin Halim menyampaikan rasa syukur karena sejak Selasa 2 Maret 2021, sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi Banten sudah memasuki zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. Dengan demikian Provinsi Banten sudah masuk zona kuning.

Ia mengatakan lima kabupaten/kota di Banten yang masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19 yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Sementara, tiga kabupaten/kota lainnya, yaitu Kota Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon masih masuk zona oranye atau risiko sedang.

“Banten masuk zona kuning menunjukkan penyebaran COVID-19 terkendali. Mudah-mudahan ke depan terus menurun,” kata Wahidin Halim.(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.