Bankeu Minim, Pemprov Banten Diminta Terlibat Pembangunan Kota Serang

oleh -
bankeu kota serang
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemkot Serang merasa diperlakukan diskriminasi oleh Pemprov Banten karena selalu mendapat Bantuan Keuangan (Bankeu) paling kecil. Bahkan pada tahun 2017, Pemkot tidak mengambil alokasi anggaran Bankeu karena dianggap sangat jauh perbedaannya dengan daerah lainnya.

Pada tahun 2017, Pemkot Serang mendapat Bankeu sebesar Rp30 miliar. Sementara kab/kota lainnya paling sedikit Rp50 miliar. Ditengah proses pembangunan mempercantik wajah ibukota Provinsi Banten yang dilakukan, Pemprov Banten tak memberikan support penuh dalam penganggaran, yang ada justru meminimalisir Bankeu ke Pemkot Serang.

“Keberadaan Pemkot Serang ini merupakan amanah undang-undang, begitu pula pembangunan yang sedang kami lakukan. Karenanya, apa yang kami lakukan ini semata-mata dalam menjalankan amanah tersebut, yakni untuk kesejahteraan masyarakat Kota Serang,” kata Wali Kota Serang, Syafrudin di Puspemkot Serang, Kawasan Serang Baru, Kota Serang, Selasa (26/11/2019).

BACA JUGA:

. Pemkab Serang Diguyur Bantuan Keuangan Rp80 Miliar

. Tagih Aset ke Pemkab Serang, DPRD Kota Serang Bakal Bentuk Pansus

. Soal Aset, Pemkab Serang Jangan Merasa Diusir dari Kota Serang

Pada tahun 2019 ini, lanjutnya, Pemkot Serang mendapat Bankeu sebesar Rp45 miliar. Meski ada kenaikan, namun jika dibandingkan dengan daerah lain, Pemkot Serang tetap yang paling minimalis. Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang memiliki APBD lebih besar dari Kota Serang mendapat Bankeu masing-masing Rp65 dan Rp55 miliar.

Bahkan, kata Syafrudin, Kabupaten Serang lebih besar lagi, yakni sekitar Rp80 miliar. Kemampuan APBD-nya juga lebih besar dari pada Kota Serang. “Makanya saya tidak paham dengan pola pikir gubernur. Seharusnya, secara akal sehat kab/kota yang APBD-nya kecil, harus disupport dengan Bankeu yang lebih besar, agar proses pembangunannya merata dan setara dengan daerah lain, bukan justru mendapat porsi lebih kecil,” ujarnya.

Karena itu, Syafrudin berharap Pemprov Banten ikut terlibat membantu dalam proses pembangunan yang menjadi kewenangan Pemkot Serang, seperti pembangunan jalur lingkar utara, jalan lingkungan dan juga pelebaran jalan yang sampai saat ini pembebasan lahannya belum selesai secara keseluruhan.

“Saya rasa pola itu yang cukup adil jika Pemprov Banten tidak mau menambah Bankeu kepada Kota Serang,” tandasnya. (Luthfi/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.