Banjir di Kabupaten Tangerang Lebih Luas Dari Sebelumnya

  • Whatsapp
Banjir Kabupaten Tangerang
Kondisi pengungsi banjir di Teluk Naga.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Total sebanyak 3.680 KK di Kecamatan Pakuhaji dan Teluknaga jadi korban banjir pada awal tahun 2020. Bencana banjir yang melanda dua kecamatan tersebut diakibatkan meluapnya Sungai Cisadane karena curah hujan yang cukup tinggi.

Dari data yang dihimpun Redaksi24.com, ada 4 desa di wilayah Kecamatan Paku Haji yang terendam banjir yakni Desa Kohod, Desa Kiarapayung, Desa Gaga, dan Desa Laksana. Sementara di Kecamatan Teluknaga ada 9 desa yang terkena dampak banjir, diantaranya Desa Bojong Renged, Teluknaga, Kampung Melayu Barat, Desa Pangkalan, Tanjung Burung, Tanjung Pasir, Kampung Melayu Timur, Tegal Angus, dan Desa Kebon Cau.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Kecamatan Pakuhaji, Yandri Permana mengatakan, di wilayahnya sendiri ada 4 desa yang terkena dampak banjir. Bantuan logistik dan dapur umum, kata dia, sudah tersedia di tenda evakuasi baik yang didirikan oleh BPBD Kabupaten Tangerang maupun Kecamatan setempat.

“Dapur umum dan tenda ada di Desa Kohod, untuk di Pakuhaji, ada 4 desa. Diantaranya, Desa Kohod, Kiara Payung, dengan total 1.680 KK, ” katanya kepada wartawan.

Masih kata Yandri, akibat banjir itu juga arus listrik di empat desa terpaksa harus dipadamkan sejak Rabu (1/1/2020). Hal itu, sambung dia, untuk keselamatan warga, mengingat air yang merendam rumah cukup tinggi.

“Dari kemarin sampai saat ini listrik padam, tetapi hanya di area yang terkena banjir saja, lainnya tetap normal,” kata dia.

BACA JUGA:

Korban Banjir di Cisoka Mulai Terserang Gatal-Gatal

1968 KK korban Banjir di Teluk Naga Dapat Bantuan Dari BUMN Peduli

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin menuturkan, tidak seperti biasanya banjir yang melanda Kabupaten Tangerang tahun ini memang cukup luas. Dia mengaku, untuk saat ini data yang diterima masih belum ful hanya sebagian kecamatan saja.

“Cukup banyak memang, berdasarkan laporan di Teluknaga saja ada sekitar 2.000 KK, di tambah Pakuhaji 1.860 KK, jadi untuk Kecanatan Teluknaga dan Pakuhaji saja sudah sampai 3.860 KK,” tandasnya. (Ricky/Aan) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.