Bandel Tak Pakai Masker, Puluhan Warga Tangsel Disanksi Lari Maraton-Push Up

  • Whatsapp
Masker
Puluhan warga Tangsel yang tak pakai masker di ganjar hukuman sosial.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Puluhan warga dihukum lari maraton dan push up lantaran bandel tidak memakai masker saat beraktivitas di lingkungan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Mereka, terjaring razia masker yang digelar oleh petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan, Rabu (16/9/2020).

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Perundang-undangan (Gakumdu) Satpol PP Kota Tangerang Selatan Sapta Mulyana mengatakan, razia tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol kesehatan Covid-19.

“Dalam razia masker ini, kami ingin semakin memperketat dan semakin persempit para pelanggar. Kalau dimanjakan hukuman sepele, masyarakat tidak jera,” katanya, Rabu (16/9/2020).

BACA JUGA: Hampir Satu Minggu Pelaksanaan PSBB, Pelanggaran Masih Banyak Ditemui di Tangerang Raya

Sapta menerangkan, hukuman lari maraton dan push-up bagi para pelanggar PSBB itu dipilih untuk memberi efek jera dan sehat.”Biar mereka jera, kita sanksi ajak olahraga lari dan push-up biar sehat,” tambah Sapta.

Dari pantauan di lokasi, para pelanggar PSBB dan protokol kesehatan itu menyasar ke dalam sejumlah ruko yang ada di kawasan ruko Cordoba BSD City, Rawa Mekar Jaya, Serpong. 

Selain itu, para petugas juga menjaring para pengendara yang kedapatan tak memakai masker atau tidak menggunakan maskernya dengan benar. Diperkirakan, ada 40 warga yang terjaring dalam razia masker tersebut.

BACA JUGA: Wali Kota Tangsel Pesimis Dapat Memutus Mata Ratai Covid-19 di Wilayahnya

“Banyak dari para pelanggar yang terjaring razia masker karena mereka tidak sengaja dan lupa. Padahal mereka bawa masker, tapi tidak digunakan, ada yang digunakannya hanya di leher. Tetap kita tindak agar jera,” pungkasnya.

Para pelanggar yang terjaring memakai rompi oranye bertuliskan ‘Pelanggar PSBB’. Sebelum di sanksi lari maraton dan push-up, mereka diingatkan kembali soal pentingnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Yakni, memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.(wvyh/Aan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.