Bandara Soetta Buka Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

oleh -
Bandara Soetta Buka Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, SPKLU ini merupakan upaya AP II dalam memberikan pelayanan terhadap pengunjung yang memiliki kendaraan listrik.

TANGERANG, REDAKSI24.COM – PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mengoprasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, Rabu (9/11/2022).

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, SPKLU ini merupakan upaya AP II dalam memberikan pelayanan terhadap pengunjung yang memiliki kendaraan listrik.

Terlebih, saat ini volume kendaraan listrik di Indonesia baik roda empat atau dua terus bertambah. Maka itu, pemerintah saat ini terus mendorong penambahan fasilitas kendaraan bermotor berbasis tenaga listirk tersebut.

“Secara resmi kini SPKLU untuk umum di Bandara Soetta, yang letaknya di area parkir Terminal 3 domestik. Ini menjadi SPKLU pertama di Bandara,” kata Awaluddin, Kamis (10/11/2022).

BACA JUGA: Tahun 2023, Randis Pemkab Tangerang Pakai Mobil Listrik

Ia mengungkap, dalam waktu dekat AP II telah merencanakan melakukan penambahan fasilitas SPKLU di Terminal Kargo, Bandara Soetta. Sehingga masyarakat pengguna kendaraan listrik semakin dimudahkan dengan bertambahnya titik-titik fasilitas pengisian.

Selain itu, upaya penyediaan SPKLU ini juga merupakan pendukung dari program strategis dalam membangun konsep Airport Green Energy sebagai upaya dalam mengurangi Zero Mission Carbon di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

“Tentu dalam merealisasikan itu, AP II tidak bisa bergerak sendiri, perlu didukung mitra kerja lain. Ke depan kami akan tambah titik-titik SPKLU,” ujarnya.

BACA JUGA: Kadin Optimis Indonesia Jadi Produsen Terbesar Mobil Listrik di Dunia

Sementara itu, Direktur Operasional AP II Bandara Soetta, Muhammad Putra Pariadi menambahkan, fasilitas SPKLU ini selain untuk pengunjung, nantinya juga akan dimanfaatkan langsung taksi listrik, bus listrik, sepeda listrik yang digunakan staf bandara.

Kemudian golfcar/boogie car untuk transportasi penumpang di dalam terminal dan segway, hingga skytrain.

Ia menjelaskan, dalam metode pembayaran pada pengisian daya listrik kendaraan itu dapat melalui sistem QR atau Cashless dari bank manapun yang telah bekerjasama dengan angkasa pura.

Untuk tarifnya mulai pilihan normal atau fast charging sebesar Rp1.630 per Kwh sampai Rp2.440 per Kwh

“Charging itu dari 40 KWH, dia punya nozel ada 3, jadi bisa cas dengan kapasitas itu maksimum dalam satu jam untuk 3 kendaraan,” tandasnya.(Deri/Difa)