Bakal Ikuti Tes SKB Bagi CPNS Kota Tangerang, Jangan Lupa Hal Ini!  

Simulasi tes SKB CPNS Kota Tangerang/Istimewa.

KOTA TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), akan menggelar tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gedung Cisadane mulai Senin, 5 Oktober 2020 nanti. Rencananya tes SKB ini akan berlangsung selama 4 hari yakni hingga Kamis (8/10/2020)  

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman menjelasan karena dalam kondisi pandemi Covid-19 tentunya tes kali SKB CPNS kai ini akan berbeda dari biasanya Saat mengikuti tes para peserta diwajibkan memenuhi berbagai protokol kesehatan yang telah ditentukan. 

Bacaan Lainnya

“Ini menjadi tes CPNS yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena di tengah pandemi. Baik peserta panitia maupun peserta harus  memahami aturang yang berlaku agar  semuanya dapat berjalan aman dan lancar sesuai aturan protokol kesehatan,” ungkap Herman.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, BKPSDM Kota Tangerang, Rossana, mengungkapkan, SKB CPNS kali ini diikuti 956 peserta dan akan diseleksi menjadi 355 orang. Selain itu, untuk tahapan tes dibagi menjadi tiga sesi, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kata Rossana, peserta harus mencuci tangan lebih dulu sebelum masuk, menyerahkan hasil rapid test, registrasi menggunakan barcode, menerapkan antrian physical distancing sesuai garis pembatas yang telah dibuat.

“Jika hasil rapid test itu reaktif, peserta akan dimasukan ruangan khusus dan menerima pengecekan dokter lebih lanjut. Jika dinyatakan sehat, akan tetap mengikuti tes di ruangan yang berbeda, kalau dinyatakan sakit, akan mengikuti tes di hari terakhir yaitu 8 Oktober,” jelas Rossana.

Tak hanya peserta, seluruh panitia juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari masker, face shield, sarung tangan, hingga penyemprotan disinfektan secara berkala, selama kegiatan berlangsung.

“Selain kesiapan mental, di tes SKB CPNS tahun ini, peserta dan panitia juga harus sama-sama bekerjasama, untuk saling menjaga dan patuh pada protokol kesehatan agar tak ada penyebaran Covid-19 dalam kegiatan ini,” harapnya.(Hms/Hendra)

Pos terkait