Bahas Anggaran 2020, Pejabat Pandeglang Ngantri di Gedung DPRD

  • Whatsapp
apbd pandeglang 2020
Sejumlah pejabat Pemkab Pandeglang, Banten, antre menunggu giliran hearing dengan komisi-komisi di DPRD Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Para pejabat Pandeglang mulai dari Kepala Dinas hingga Kepala Seksi (Kasi) dari tiap instansi, antri di depan ruang komisi DPRD Pandeglang. Mereka mengantri menunggu giliran hearing dengan komisi-komisi DPRD yang menjadi mitra kerja untuk pembahas rencana anggaran tahun 2020.

Pantauan di lokasi, para pejabat Pandeglang berjejer di kursi tunggu depan ruang komisi I, II, III dan IV. Mereka menunggu panggilan dari masing-masing komisi DPRD yang membidangi setiap instansi itu.

Bacaan Lainnya

Ditemui di lokasi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, hari ini pihaknya akan hering bersama Komisi IV DPRD Pandeglang, untuk membahas anggaran tahun 2020. Dia mengkui pihaknya mengusulkan anggaran pendidikan pada APBD 2020 sebesar Rp13 miliar lebih.

“Tahun depan kami tidak mengajukan untuk kegiatan fisik dari APBD. Hanya kegiatan non fisik,” ungkap Taufik di Gedung DPRD Pandeglang, Selasa (19/11/2019).

BACA JUGA:

. Serapan APBD 2019 Rendah, DPRD Pandeglang Minta Bupati Bertanggungjawab

. Kepala OPD di Pandeglang Diminta Serius Bahas Anggaran 2020

. Proyeksi APBD Pandeglang 2020 Terkesan Copy Paste

Adapun kebutuhan anggaran yang diajukannya dari APBD Pandeglang untun tahun depan, lanjut Taufik, sebesar Rp 13.151. 000.000. Anggaran itu dengan rincian kegiatan belanja langsung layanan dasar sebesar Rp10. 319. 118. 160, dan belanja langusng teknis sebesar Rp2. 831. 881. 840.

“Namun besaran kebutuhan yang kami ajukan belum tentu disetujui semua oleh DPRD. Namun kami berharap disetujui semua,” katanya.

Menurutnya, kegiatan fisik hanya diajukan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Usulan dana dari Bankeu untuk pembangunan SD dan SMP sebesar Rp18, 5 miliar.

“Adapun dari DAK sebesar Rp39, 3 miliar lebih untuk bangunan SD dan SMP,” tuturnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.