Awas, 5 Kecamatan Ini Tertinggi Demam Berdarah di Kabupaten Tangerang

oleh -
Awas, 5 Kecamatan Ini Tertinggi Demam Berdarah di Kabupaten Tangerang Dinkes
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang, Dokter Hendra Tarmizi kepada wartawan Kamis (18/11/2021) mengatakan, sejak Januari hingga Oktober 2021, kasus gigitan nyamuk aedes aegypti tercatat mencapai 350 orang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat ratusan warga di daerah seribu industri itu terjangkit penyakit demam berdarah dengeu (DBD). Kasus tertinggi penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut, tersebar di lima kecamatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang, Dokter Hendra Tarmizi kepada wartawan Kamis (18/11/2021) mengatakan, sejak Januari hingga Oktober 2021, kasus gigitan nyamuk aedes aegypti tercatat mencapai 350 orang.

Dokter yang juga juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang itu menambahkan, meski jumlah penderitanya tinggi, namun tidak ada yang sampai meninggal dunia.

“Hanya menjalani perawatan di rumah sakit,” imbuhnya.

BACA JUGA: Buruh di Kabupaten Tangerang Tuntut Kenaikkan Upah Rp4,8 Juta

Menurut Hendra, peningkatan kasus DBD terjadi pada Juli sampai Oktober 2021. Tertinggi kasus DBD terjadi di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Curug, Pasar Kemis, Kelapa Dua, Panongan dan Kecamatan Cisoka.

Hendra mengatakan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya saat ini tengah gencar melakukan upaya pencegahan DBD dengan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami gencarkan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M, yakni menguras, membersihkan dan menutup tempat yang berpotensi berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah menyebar surat edaran ke semua kecamatan dan rumah sakit (RS) di Kabupaten Tangerang terkait kewaspadaan terhadap kemungkinan merebaknya DBD.

“Setiap Puskesmas diperintahkan untuk melakukan sosialisasi kepada RT RW untuk melaksanakan 3M,” tandasnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.