Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Siap Laksanakan Rencana Aksi Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan Dengan Maggot

oleh -
Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Siap Laksanakan Rencana Aksi Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan Dengan Maggot
Sarasehan Maggot Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang terus berupaya mengatasi masalah sampah yang semakin menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang ada di wilayah Tangerang.Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan telah menyiapkan Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly. Rencana aksi tersebut akan melibatkan banyak pihak seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), swasta serta tentunya masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Taufik Emil menjelaskan dengan dibantu tim khusus saat ini pihaknya telah selesai membuat laporan akhir RAD untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly. Menurut Emil dengan telah selesainya laporan akhir ini maka diharapkan di tahun 2022 nanti rencana aksi RAD untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly sudah bisa dilaksanakan.

“Semua OPD sudah bisa bergerak karena RAD untuk Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly telah selesai dibuat,” ujar Taufik Emil saat menggelar ‘Sarasehan Maggot Kabupaten Tangerang’ yang digelar di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Kamis (9/12/2021).

BACA JUGA: Bappeda Umumkan Kecamatan Terbaik Penyelanggara Musrembang 2022: Mauk Pertama, Sepatan Kedua dan Balaraja Ketiga 

Menurut Taufik Emil, Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly ini sangat penting untuk segera dilaksanakan, untuk itu Pemkab Tangerang akan membuat Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum dalam pelaksanaanya. 

“Jika harus membuat Perda (Peraturan daerah) terlalu lama, maka kita akan membuat Perbup sebagai dasarnya adalah Program Unggulan Bupati Tangerang yakni Program KIPPRAH (Kita Peduli Permasalahan Sampah) sebagai pendoman untuk seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di kabupaten Tangerang,” papar Taufik Emil.

BACA JUGA: Wujudkan Ketahanan Pangan dan Gizi, Pemkab Tangerang Gelar Evaluasi RAD-PG

Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli yang membuka acara ‘Sarasehan Maggot Kabupaten Tangerang’ menjelaskan masalah sampah menjadi masalah serius yang harus dihadapi pemerintah daerah termasuk Kabupaten Tangerang. Dengan pertumbuhan masyarakat yang sangat cepat namun lahan yang semakin terbatas maka perlu dilakukan dilakukan langkah terobosan untuk mengatasi sampah yang semakin menumpuk ini.

“Kami berharap dengan Pengembangan dan Pemanfaatan Sampah Makanan dengan Maggot Black Soldier Fly ini bisa mengatasi masalah sampah di Kabupaten Tangerang,” harap pria yang akrab disapa H.Ombi ini.

BACA JUGA: Ditetapkan Dewan, Kabupaten Tangerang Punya 4 Perda Baru

Sementara itu Pandudamai Insani Taufiq selaku pendamping dalam penyusunan dan pelaksanaan program ini mengatakan pemanfaatan maggot dengan cara biokonversi ini selain bisa mengurangi jumlah sampah juga bisa mendatangkan manfaat ekonomi kepada masyarakat.Karena menurut Pandu dari maggot yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, seperti kebutuhan sebagai pupuk, serta kebutuhan pakan ikan.

“Selain mengurangi sampah berupa sampah makanan, proses ini juga akan mampu meningkatkan sektor ekonomi yang sesuai pada konsep Ekonomi Sirkular, terlebih dimasa tengah pandemik seperti sekarang ini,” papar pria yang menjabat sebagai CEO dari PT. Biomagg Indonesia ini. (Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.