Atasi Krisis Air Bersih, PDAM TKR Berikan Sambungan Gratis Kepada 40 Warga Kayu Bongkok

oleh -
BANTUAN INSTALASI AIR : Dua orang warga Desa Kayu Bongkok secara simbolis menerima bantuan instalasi air bersih dari PDAM TKR beberapa waktu lalu. Foto : Hendra Wijaya.

TANGERANG,—Atasi krisis air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Rahaja (TKR) Kabupaten Tangerang memberikan bantuan instalasi air bersih kepada warga di Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang.   Sedikitnya ada 40 Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan dari PDAM TKR dalam rangka mendukung program pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut.

Direktur Utama PDAM TKR Rusdi Machmud  menjelaskan bantuan yang diberikan tersebut merupakan bagian corporate social responsibility  yang ada PDAM TKR . Karena sesuai dengan arahan Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang diharapkan CSR yang diberikan oleh PDAM TKR haruslah betul-betul dapat menyentuh masyarakat langsung.

“Kami meyakini  hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin. Karena mereka juga memiliki hak mendapatkan air bersih dan sehat,”ujar Rusdi.

Rusdi menambahkan, ketersediaan air yang cukup akan menambah kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, terutama pada kesehatan masyarakat.

 “Jika air tidak bersih kita konsumsi maka akan membawa dampak penyertaan penyakit yang bermacam-macam. Begitu juga sebaliknya, jika airnya bersih, maka masyarakat kita akan hidup sehat,”imbuh Rusdi.

Sementara itu Kepala Bagian Humas PDAM TKR  Samsudin menambahkan, jika kegiatan sosial ini merupakan bentuk sinergisitas antara PDAM TKR dengan  program pembangunan yang dilakukan Pemkab  Tangerang.  Terlebih sebagai perusahaan air minum daerah milik Pemkab Tangerang tentunya PDAM  harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Tangerang.

 “Kita ketahui, masyarakat  tidak semuanya berkecukupan. Walapun miskin, tentunya memiliki hak sama untuk bisa mengakses air bersih,” terangnya.

Samsudin mengatakan dengan bantuan tersebut maka nantinya warga masyarakat tidak perlu membayar biaya pemakaian air ke PDAM TKR, mereka cukup membayar iuran kepada pengelola yang ditunjuk oleh masyarakat sendiri.

“Iuran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk biaya operasional yang dibutuhkan. Walaupun nantinya tidak dikelola langsung oleh PDAM TKR namun kami tetap memantau agar kualitas air bersih yang ada bisa sama dengan standar yang PDAM TKR miliki,” jelas Samsudin. (ssp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *