Asyik, Ratusan Warga Pandeglang Kini Punya Tanah

  • Whatsapp
kampung reforma agraria
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang, Surya Tjandra meninjau Kampung Reforma Agraria di Desa Mekarsari, Pandeglang, Banten.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi Kampung Reforma Agraria yang dikelola warga untuk meningkatkan perekonomiannya.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang, Surya Tjandra mengatakan, Kampung Reforma Agraria Desa Mekarsari, Pandeglang menjadi percontohan bagi daerah lain. Sasaran utama Reforma Agraria untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat yang sudah memperoleh aset reforma ini agar mampu memberdayakan tanahnya secara berkelanjutan,” ungkap Surya saat meninjau Kampung Reforma Agraria, Sabtu (15/8/2020).

Lanjut dia, dengan kepemilikan bukti hak atas tanah dapat menyediakan akses perekonomian, mampu memberikan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang tanah tersebut.

BACA JUGA: Sambut 17 Agustus, Merah Putih Raksasa Berkibar di Gunung Karang Pandeglang

“Hadirnya Kampung Reforma Agraria ini adalah salah satu hasil yang ideal dalam pelaksanaan Reforma Agraria. Kampung ini (Reforma Agraria) adalah hasil nyata dari pelaksanaan Reforma Agraria itu,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng mengatakan, Kampung Reforma Agraria ini lahir dari program redistribusi tanah. Adapun tanahnya berasal dari Eks HGU yang ditelantarkan oleh pemegang haknya.

“Kementerian ATR/BPN telah diredistribusi kepada 225 masyarakat. Agar lahan itu dikelola dan bisa bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri, dengan sistem pengelolaan tanahnya melalui kerjasama masyarakat dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),” ujarnya.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyambut baik program kampung agraria  melalui Kementerian ATR. Karena program ini diyakini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Pandeglang.

“Warga sudah menunggu lama terkait status kepemilikan tanah, dan saat ini sudah ada kepastian hukum tentang kepemilikannya. Saya berharap warga dapat maksimal mengelola lahan itu,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.