ASN Pemkot Tangsel Dipastikan Mulai Bekerja Normal 15 Juni 2020

  • Whatsapp
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Mulai 15 Juni 2020 nanti, pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan akan bekerja dalam tatanan kenormalan baru

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, kini pihaknya tengah bersiap untuk beraktivitas di masa tatanan aktivitas kenormalan baru setelah pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah menerima surat edaran dari pusat soal aktivitas kerja ASN dan ada yang berbeda dari sebelumnya,” kata Airin di Balai Kota Tangsel, Selasa (9/6/2020).

Lebih lanjut Airin menerangkan, penerapan masa kerja di masa new normal setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III berakhir pada 14 Juni mendatang.

“Nanti kita lihat hasil dari penerapan PSBB ini hingga pekan depan. Jika memang sudah bisa diterapkan, maka akan disosialisasikan ke semua pegawai,” terang Airin.

Meski begitu, menurutnya, saat ini sejumlah perkantoran non pemerintahan di Kota Tangerang Selatan sudah kembali bekerja secara normal dengan protokol kesehatan Covid-19. “Sudah masuk kerja normal tentu dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Seperti wajib bermasker dan jaga jarak,” paparnya.

Sedangkan untuk penerapan aktivitas kerja new normal di pusat Pemerintahan Kota Tangsel belum kembali normal, tetapi pejabat esselon 4 sudah masuk normal.

“Sebelumnya, pejabat esselon 4 masuknya dijadwal bergantian. Tapi sekarang mulai dari pejabat 2, 3 dan 4 sudah normal. Sedangkan untuk staf, masih dijadwal bergantian,” pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi memastikan, semua ASN di Pemkot Tangsel akan kembali beraktivitas normal di masa tatanan kenormalan baru pada 15 Juni 2020 mendatang.

“Untuk tatanan normal nanti kita mulai 15 Juni setelah PSBB selesai. Tetapi sekarang juga ASN esselon 2, 3, dan 4 udah masuk semua dan tempat duduknya diukur jarak 1 meter,” katanya melalui telepon seluler, Selasa (9/6/2020).

Apendi menerangkan, dari 4.714 jumlah ASN yang ada di Tangsel, nantinya hanya ASN yang bekerja di pusat pemerintahan saja yang beraktivitas normal, sementara ASN guru menyesuaikan jadwal satuan pendidikannya masing-masing sesuai dari Kementerian Pendidikan.

“Besok kami akan bahas sistem penerapan kerja tatanan new normal ini mulai dari inrastruktur dan sarana prasarana. Dari jumlah keseluruhan, hanya ASN di Pemkot yang masuk kerja normal anggaplah ada sekira 2.000-an, kalau untuk ASN guru itu tidak,” tutupnya.(wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.