ASN Kota Serang Bakal Dinonjobkan Jika Nekat Mudik

  • Whatsapp
Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN/net

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Serang, Banten, yang nekat mudik ditengah pandemi virus corona atau covid-19 bakal mendapatkan sanksi. Mulai sanksi ringan, sedang, hingga dinonjobkan.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun kepada wartawan di Kota Serang. Soal sanksi tersebut, menurutnya,  mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tentang Disiplin ASN.

Bacaan Lainnya

“Mekanismenya ada disitu hukuman ringan, sedang, berat. Dilihat dari tinggat pelanggarannya.” katanya, Rabu (29/4/2020).

Ritadi menjelaskan, jika ASN memaksa mudik, lalu membawa virus Covid-19, kemudian menularkan sehingga menimbulkan kematian terhadap orang lain, sanksinya bisa diberhentikan secara tidak hormat dari ASN.

“Kalau itu terjadi, ASN bisa dikenakan hukuman berat, bisa turun pangkat, non job atau diberhentikan secara tidak hormat,” tegasnya.

BACA JUGA:

. Ramadan, Gepeng Bermunculan di Kota Serang

. Gerindra Kota Serang Siapkan Ribuan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19

. Ini 8 Lokasi Pengecekan di Kota Serang Bagi yang Nekat Mudik

Sedangkan sanksi sedang, kata dia, berupa penurunan pangkat atau penurunan jabatan. NAmun sejauh ini, lanjut Ritadi, pihaknya belum mendapat laporan adanya ASN yang mudik atau mengajukan cuti.

“Semuanya taat aturan, ASN yang wajib WFH (work from home) setiap wajib lapor dan share lokasi ke pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) masing agar bisa dipantau,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Ritadi, setiap ASN harus memberikan laporan tertulis kepada wali kota melalui OPD masing-masing. Biasanya, kata dia, laporan disampaikan pada akhir periode pemberlakukan WFH.

“Kami menindaklanjuti surat dari Kemenpan RB, sifatnya penegasan,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.