Artis Cynthiara Alona Terancam Hukuman 12 Tahun Dalam Kasus Prostitusi Online

oleh -
Artis Cynthiara Alona terlibat dalam kasus prostitusi online-(ist).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Kasus prostitusi online anak dibawah umur yang melibatkan artis Cynthiara Alona mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Kota Tangerang, Banten.

Dalam sidang yang berlangsung secara virtual dan tertutup bagi masyarakat umum itu, terdakwa Alona dijerat dengan Pasal 76 Undang-Undang No 23/2002, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun. 

“Hari ini Pengadilan Negeri Kota Tangerang mulai melakukan sidang perdana perkara prostitusi online atas nama terdakwa Alona,’ kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Dapot Dariarma seusai sidang tersebut, Kamis (5/8/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang membacakan dakwaan itu, kata dia, langsung dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Prostitusi Online di Mardigrass Citra Raya

Proses sidang dilakukan secara virtual dan tertutup bagi masyarakat umum, kata Dapot, karena kondisi saat ini masih pandemi covid-19 dan korbannya anak di bawah umur.

Selain Alona, kata Dapot, dua orang terdakwa lainnya yakni, Abdul Aziz selaku adik Alona, dan Deyka Alviandi yang merupakan salah satu pengelola hotel milik Alona juga dijerat dengan Pasal 76 Undang-Undang No 23/2002, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Prostitusi Online di Apartemen Aeropolis Residen Tangerang

Lebih jauh Dapot menambahkan, sidang akan dilanjutkan pada pekan depan atau tanggal 12 Agustus 2021 dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. “Rencana saksi kita panggil kurang lebih tiga atau empat orang,” katanya.

Sementara itu pengacara ketiga terdakwa, Halim Darmawan mengatakan, pihaknya akan menelaah dakwaan yang dibacakan JPU terhadap kliennya itu.

Dan pihaknya tidak mengajukan eksepsi, karena mengakui adanya perkara tersebut. Namun demikian, lanjut dia, dalam sidang yang akan datang, ia akan menghadirkan saksi yang meringankan bagi para terdakwa.”Kami siapkan sekitar dua (saksi) sesuai dengan hukum acara yang ada,” kata dia.(Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.