APBD Kabupaten Tangerang 2020 Sisakan Silpa Rp535,49 Miliar

oleh -
silpa APBD kabupaten tangerang DPRD kabupaten tangerang paripurna LKPJ bupati
Wakil Bupati Tangerang, Banten, Mad Romli menyampaikan Laporan keuangan tahun 2020 pada Rapat Paripurna DPRD, Kamis (10/6/2021).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten,  tahun 2020 jumlahnya mencapai Rp535,49 Miliar. Sementara realisasi anggaran pada tahun yang sama besarnya mencapai Rp5,28 triliun.

Meski Silpa tahun 2020 terbilang masih cukup tinggi, namun angkanya diklaim menurun dari tahun 2019 yang mencapai Rp617,75 miliar, atau turun sebesar Rp82,26 miliar dengan prosentase 13,32%.

Masih besarnya Silpa diketahui dari penjelasan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli pada Rapat Paripurna penyampaian Penjelasan Bupati Tangerang Terhadap Raperda laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun 2020 di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Kamis (10/6/2021).

Mad Romli menyebut, LKPJ Tahun 2020 merupakan implementasi Pasal 320 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dimana menyebutkan kepala daerah menyampaikan laporan keuangan yang telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada DPRD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

BACA JUGA: Pernikahan Dini Tinggi, DPRD Kabupaten Tangerang Sodorkan 4 Raperda Inisiatif

Wakil bupati melaporkan, realisasi anggaran (LRA) tahun anggaran 2020 sebesar Rp5,28 triliun atau 103,13% dari yang dianggarkan sebesar Rp5,12 triliun. Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp5,15 triliun, terealisasi sebesar Rp4,77 triliun atau 92,72%.

Kemudian, transfer daerah pada tahun anggaran 2020 dianggarkan sebesar Rp588,39 miliar dan terealisasi 100%, penerimaan pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp617,75 miliar dan terealisasi 100%.

Penerimaan Pembiayaan Daerah tersebut merupakan penerimaan dari SiLPA Tahun Anggaran 2019. Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata Mad Romli, pada tahun anggaran 2020 tidak menganggarkan dan tidak ada realiasi atas Pengeluaran Pembiayaan Daerah

“Jika dibandingkan tahun 2019, SILPA thaun 2020 turun cukup signifikan,” imbuhnya seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan atas ketekunan dan kesabarannya dalam membahas LKPJ Bupati 2020.

Dia juga mengapresiasi jajaran eksekutif atas kinerja dan kerjasamanya dalam menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel sehingga Kabupaten Tangerang kembali meraih opini WTP untuk ketiga belas kalinya secara berturut-turut.

“Kami berharap dewan memberikan persetujuan terhadap Ranperda ini sehingga dapat ditetapkan sebagai Perda,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail mengingatkan eksekutif, dalam hal ini Bupati Tangerang untuk memperhatikan skala prioritas dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya pada APBD tahun 2021.

“Pemkab Tangerang juga harus bisa menekan Silpa dengan cara memaksimalkan penyerapan anggaran yang telah dialokasikan dalam program-program pembangunan,” tandas Kholid.(Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.