Aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang Dituding Slow Respon

oleh -
Aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang Dituding Slow Respon polusi debu kabupaten tangerang LSM BP2A2N
Merasa pemerintah desa maupun kecamatan slow respon, warga akhirnya meminta bantuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Warga Kampung Kamal RT 04/05, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, masih menunggu tindaklanjut dari pihak-pihak terkait terhadap polusi udara yang diduga berasal dari aktivitas produksi plafon PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

Anto dan Romli, warga setempat mengaku sudah menyampaikan keluhannya kepada aparatur pemerintah desa maupun kecamatan untuk segera memanggil dan memberikan sanksi kepada PT Adi Jaya Makmur yang diduga telah menimbulkan polusi debu hingga masuk ke dalam rumah warga.

“Kami sudah lapor ke kantor desa, namun sampai sekarang belum ada tindakannya, bahkan PT Adi Jaya Makmur Sejahtera masih terus beroperasi,” ujar Anton yang dibenarkan Romli, Senin (4/10/2021).

Merasa pemerintah desa maupun kecamatan slow respon, menurut Romli, warga akhirnya meminta bantuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N untuk mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang segera turun tangan menangani dugaan polusi debu PT Adil Jaya Makmur Sejahtera.

“Karena DLHK minta surat resmi, ya kami minta bantuan lembaga untuk melapor secara resmi,” ujar Romli.

BACA JUGA: Debu Pabrik Plafon di Pakuhaji Bikin Warga Sesak Nafas

Sementara itu, security PT Adi Jaya Makmur Sejahtera tidak memperbolehkan wartawan masuk ke dalam pabrik plafon untuk meminta konfirmasi. Security beralasan pimpinan perusahaan sedang tidak ada di kantor.

“Belum bisa konfirmasi mas, bos lagi nggak ada di kantor,” kata Jamal, salah satu securty PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

Secara terpisah, Ketua LSM Badan Pengawas Penyalahgunaan Aset dan Anggaran Negara (BP2A2N), Ahmad Suhud mengaku telah sudah menindaklanjuti laporan warga Kampung Kamal RT 04/05, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji dengan melayangkan surat kepada DLHK Kabupaten Tangerang.

Surat laporan bernomor: 094/DPC/LSM-BP2A2N/IX/2021 berisi adanya indikasi pencemaran lingkungan berupa polusi udara yang ditimbulkan dari aktivitas pabrik plafon PT Adi Jaya Makmur Sejahtera yang berdampak kepada warga sekitar.

Pada kesempatan itu, dia juga menyoroti kinerja pemerintah Desa Gaga dan Kecamatan Pakuhaji yang dinilainya tidak merespon laporan dari warganya terkait dugaan pencemaran udara.

“Pihak desa dan kecamatan malah seolah tutup mata,” ujarnya.

Selaku lembaga sosial kontrol, Suhud meminta pihak-pihak terkait untuk tegas menyikapi dugaan polusi debu karena menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama dalam sisi kesehatan warga.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.