AP3D Bangun Kesadaran Perlindungan Kerja Lewat Seminar

  • Whatsapp
AP3D bersama BPJS Ketenagakerjaan Banten menggagas seminar ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja informal.

REDAKSI24.COM – Aliansi Pemuda Pemudi Peduli Desa (AP3D) bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar Seminar Opini Publik Manfaat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu (7/8/2019).

Seminar dengan tema “Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Para Pekerja Rentan di Wilayah Provinsi Banten” itu, dihadiri Sekda Banten Al Muktabar, Deputi Direktur BPJSK Kanwil Banten Eko Nugriyanto.

Bacaan Lainnya

Turut hadir aktivis Sosial Liza Mumtazah Damarwulam, BPJS Watch Timbul Siregar, Pakar Hukum Asep Abdullah Busro dan Asda Prov. Banten Bagian Kesra Samsir juga organisasi mahasiswa seperti HMI, GP ANSOR, PMII BANTEN, DPDI MM dan GMNI.

Ketua Panitia Penyelenggara, Aldi Syahputra berharap pemerintah daerah agar bisa mendorong anggaran untuk dialokasikan kepada BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pekerja pada sektor informal, seperti buruh, petani dan nelayan.

“Harapan saya agar pemerintah daerah, Kab/Kota mendorong anggaran bagi peserta BPJS TK pada pekerja sektor informal, seperti petani dan nelayan. Karena mereka juga warga Negara Indonesia yang perlu dilindungi,” kata Aldy.

Dia juga meminta peserta yang hadir dalam seminar tersebut dapat menginformasikan terkait pentingnya BPJS ketenagakerjaan sebagai perlindungan kerja.

BACA JUGA:

. Bupati Tangerang Sidak Lapak Hewan Kurban

. Duh, Anggaran Staf Khusus Bupati Serang Jadi Temuan BPK

. 7 Fotografer Wanita Berusia di Atas 50 Tahun, Pamerkan Karyanya di SMS

Sementara itu, Sekda Banten Al Muktabar mengapresiasi mahasiswa yang telah berinisiatif untuk turut menyosialisasikan BPJS TK sbagai kontribusi membangun Banten. Hal itu, kata dia, patut diapresiasi seluruh pihak sebagai langkah dalam membangun Provinsi Banten dalam arti luas.

“Tadi kami sudah tegaskan BPJS TK dapat membantu dalam formulasi kebijakan bagi Pemerintah Provinsi Banten, termasuk Kabupaten dan Kota saat ini dan masa depan,” tegasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.