Antisipasi Dampak Covid-19, Warga Pandeglang Dikasih Sembako

  • Whatsapp
bantuan sembako
Bupati Pandeglang, Irna Narulita membagikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dalam mengantisipasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19, Pemkab Pandeglang memberikan bantuan paket sembako kepada ribuan warga pra sejahtera di Pandeglang, Selasa (7/4/2020).

Pemberian paket sembako tersebut, diserahkan langsung Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan Wakilnya Tanto  Warsono Arban, secara bersamaan di dua lokasi, yakni di Kecamatan Cimanuk, dan di Kecamatan Saketi.

Bacaan Lainnya

Irna Narulita mengatakan, masyarakat pra sejahtera di Pandeglang yang terdampak penyebaran Covid-19 perlu diperhatikan. Sebab akibat pandemi covid-19 ini membuat aktivitas masyarakat tidak berjalan normal.

“Sembako yang dibagikan ini non program, karena aktivitas mereka terhambat karena ada penyebaran Covid-19. Jadi harus kami bantu,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, bantuan itu bisa meringankan beban masyarakat pada saat masa phisycal distancing. Dikatakannya, bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-sehari. “Masyarakat kami selalu mematuhi protokol komunikasi dan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19 di Pandeglang. Jika harus keluar mencari nafkah, diharapkan memakai masker dan selalu jaga jarak saat beraktivitas,” harapnya.

BACA JUGA:

. Soal Penutupan Transportasi, Pengelola Terminal Labuan Pandeglang Tunggu Instruksi BPTD

. Petugas Polsek Cigeulis Pandeglang Minta Warga Tidak Gelar Resepsi Pernikahan

. Tingkatkan Sinergi Lawan Covid-19, Kapolres dan Wartawan Pandeglang Jemur Diri

Terpisah, Tanto Warsono Arban mengatakan, mewabahnya Covid-19 mengharuskan Pemkab Pandeglang memberlakukan kebijakan dengan meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, diganti dengan metode belajar di rumah.

“Dengan diterapkannya metode belajar di rumah ini membuat seluruh kegiatan perekonomian di lingkungan pendidikan itu terhenti, dampaknya banyak para pedagang yang biasa berjualan di lingkungan sekolah tidak bisa lagi berjualan karena di sekolah tidak ada lagi aktivitas, maka dari itu Pemkab Pandeglang berupaya untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai upaya tengah dilakukan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Pandeglang, termasuk dalam mengantisipasi dampak sosial ekonomi yang ditimbulkannya.

“Pemberian bantuan bagi para pedagang yang biasa beejualan di lingkungan sekolah ini sebagai upaya mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19),” tandasnya.

Ditambahkannya, untuk mencegah penyebaran covid-19 Pemda Pandeglang, tidak memberlakukan lockdown. Artinya, masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Warga yang mau usaha silahkan usaha, yang mau bertani silahkan bertani. Namun tentunya di batasi dan harus menjaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.