Antisipasi Corona, Gubernur Banten Minta Sumbangan ke  Pengusaha

  • Whatsapp
gubernur banten
Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta pengusaha berperan mengatasi corona dengan membantu membangun ruang isolasi.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Provinsi Banten akan menambah ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang ditunjuk untuk menjadi lokasi rujukan pasien dalam pengawasan virus corona atau COVID-19.

Sebelumnya, Dinkes Banten telah menunjuk kembali empat rumah sakit untuk penanganan COVID-19 yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, RSUD Cilegon, RS Balraja dan RSUD Kota Tangerang. Total ada enam rumah sakit untuk merujuk pasien dalam pengawasan COVID-19 di Banten.

Bacaan Lainnya

Gubermur Banten Wahidin Halim mengatakan, akan menambah beberapa ruangan isolasi dengan membutuhkan anggaran sebesar Rp12 miliar. Anggaran tersebut akan dipungut kepada para  pengusaha di Banten untuk berperan aktif dalam menangani virus corona di Banten.

“Kami akan membangun lagi ruang isolasi. Pengusaha coba terlibat nyumbang karena alatnya mahal. Kami tambahkan beberapa ruangan dengan menganggarkan Rp12 miliar,” kata Wahidin, Rabu (11/3/2020).

BACA JUGA:

. Jamaah Calon Haji Kota Serang Diminta Tak Khawatir Corona

. 27 WNI Dinyatakan Positif Corona, Pemkab Lebak Siapkan 1 Ruang Isolasi Khusus

. Kondisinya Membaik, Pasien Suspect Corona Masih Diisolasi di RSDP Serang Banten

Wahidin mengaku telah mengumpulkan sebanyak 46 pengusaha di rumah dinas gubernur untuk membicarakan persoalan antisipasi virus COVID-19. Dia mengklaim para pengusaha sudah bersedia untuk membantu menambahkan ruangan isolasi.

“Tadi malam saya undang pengusaha agar membantu ruang isolasi. Saya akan menyentuh tanggung jawab sosial mereka,” katanya.

Dia mengungkapkan, pasien dalam pengawasan terkait virus corona atau COVID-19 terus bertambah di Banten. Tercatat, sebanyak tujuh warga Banten yang dilakukan pengawasan terkait COVID-19.

“Dalam pengawasan ada 7 (orang) mereka ada yang pulang dari luar negeri. Belum ada yang positif sampai hari ini,” katanya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.