Antisipasi Banjir, Sungai Ciketapang Mauk Dikeruk

oleh -
Antisipasi Banjir, Sungai Ciketapang Mauk Dikeruk DBMSDA Kabupaten Tangerang normalisasi
Normalisasi difokuskan pada pengerukan lumpur serta sampah yang memenuhi Sungai Ciketapang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Proyek normalisasi Sungai Ciketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, progesnya sudah mencapai 80 persen. Pengerukan sungai itu ditujukan untuk memperlancar lalulintas kapal nelayan menuju laut.

Selain itu, pengerukan sungai juga sbagai antisipasi genangan air yang terjadi di kawasan tersebut saat musim hujan. Normalisasi difokuskan pada pengerukan lumpur serta sampah yang memenuhi Sungai Ciketapang.

Kepala Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budi mengatakan, normalisasi Sungai Ciketapang sebagai upaya meningkatkan aktivitas masyarakat pesisir utara yang berdekatan dengan pantai.

“Pengerukan lumpur dan sampah di aliran Sungai Ciketapang menggunakan mesin excavator,” kata Slamet Budi, Kamis (25/11/2021).

BACA JUGA: Terancam Banjir, Warga Perumahan Garden City Minta Pemkot Tangerang Hentikan Pengurukan

Dijelaskan Slamet Budi, normalisasi Sungai Ciketapang dengan menggali lumpur manual 57 meter atau 432 kubik, galian lumpur mekanis 250 meter (6.887 kubik) dengan menggunakan 2 unit excavator.

“Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 80,82 persen,” jelas Slamet.

Camat Mauk, Arif Rachman Hakim menghimbau warga  di sekitaran Sungai Ciketapang untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai ataupun ke laut.

“Normalisasi sungai telah mengurangi genangan air saat hujan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, Agung Rumedi menambahkan, normalisasi sungai untuk mempercepat pertumbuhan infrastruktur warga di kawasan pantai utara (Pantura) Tangerang.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.