Antisipasi Aksi Begal dan Bajing Loncat, Polres Cilegon Intensifkan Patroli

  • Whatsapp
Ilustrasi Aksi Begal dan Bajing Loncat

CILEGON, REDAKSI24.COM – Maraknya aksi begal dibeberapa wilayah di tengah pandemi Covid-19 menjadi perhatian pihak kepolisian termasuk Kepolisian Resor (Polres) Kota Cilegon. Guna mengantisipasi aksi begal dan bajing loncat tersebut Polres Kota Cilegon mengintensifkan patroli khususnya di daerah rawan kejahatan yang ada di wilayah hukumnya.

“Iya, kami akan memperkuat patroli tempat rawan kriminal. Ini untuk mengantisipasi adanya kejahatan di jalanan,” kata Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, ditemui di Pemkot Cilegon, Selasa (21/4/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Yudhis, jalur Ciwandan dan Jalan Aat Rusli (JAR) merupakan bagian dari wilayah rawan kejahatan jalanan. Selain sepi, dua jalur tersebut relatif gelap lantaran kurang fasilitas penerangan malam.

BACA JUGA:

Dampak Covid-19, Pemohon SIM di Polres Cilegon Menurun 30%

Ditengah Merebaknya Covid-19, Kejahatan Jalanan di Tangsel Semakin Marak

Tangani Covid-19, Pemkot Cilegon Gelontorkan Rp74 Miliar

Namun begitu, Yudhis menilai masyarakat perlu ikut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia berharap masyarakat mengaktifkan kegiatan Siskamling.

“Saya imbau kampung siaga mengintensifkan siskamling. Warga pun berhati-hati jika berkendara di malam hari. Hindari jalur gelap dan sepi,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan terakhir tindak kejahatan di jalan terjadi pada Ahad (19/4/2020) malam. Dimana delapan kawanan banjing loncat membajak sebuah truk berisi bungkil.

“Minggu (19/4/2020) malam kan ada truk mengakut bungkil dibajak kawanan bajing loncat. Mereka berjumlah delapan orang, menggunakan empat motor dan membawa senjata,” terangnya.

Ia juga mengatakan, para pelaku naik ke atas truk ketika kendaraan dari Pelabuhan Cigading menuju Palembang tersebut sedang berjalan. Para pelaku kemudian membuang 15 karung bungkil ke jalan.

“Pengakuan Supir, satu karung bungkil bernilai Rp400 ribu. Jadi total kerugian yang diderita akibat kejadian ini sebanyak kurang lebih Rp6 juta,” katanya.

Ia juga menceritakan, sopir truk sempat turun dari truk untuk memeriksa bagian belakang truk. “Sopir melihat lewat spion, ada yang membuang bungkil dari bak truk. Makanya dia berhenti dan turun,” ujarnya.

Lanjut Yudhis, melihat sopir truk turun, kawanan bajing tersebut malah semakin beringas. Mereka mengancam sopir sambil merusak bagian kaca depan truk. “Pelakunya malah semakin arogan, mereka pukul kaca mobil hingga rusak,” tuturnya.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani pihaknya. Sejumlah petugas tengah dikerahkan untuk melacak para pelaku. “Sekarang sedang di proses untuk dilidik oleh Resmob dilapangan dan jajaran polsek,” tambahnya. (Firasat/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.