Anggota PMJ Lumpuhkan Dua Orang Yang Diduga Pelaku Begal di Jalan Raya Tapos Tigaraksa

  • Whatsapp
Salah seorang pelaku begal diamankan petugas Polda Metro Jaya (PMJ).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Dua orang yang diduga pelaku begal dilumpuhkan oleh anggota polisi berpakaian preman. Aksi penangkapan yang terjadi di kawasan Jalan Raya Tapos, Kecamatan Tigaraksa,  Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (5/11/2020) itu direkam oleh seorang warga menggunakan ponsel hingga viral di media sosial. 

Dalam video berdurasi 2 menit 6 detik tersebut terlihat sebuah minibus berwarna putih terpalang di sisi jalan. Sementara, tiga orang anggota polisi berpakaian preman, berusaha melumpuhkan satu orang yang diduga begal dalam posisi bertelungkup menggunakan helm berwarna merah. 

Bacaan Lainnya

Dalam video juga nampak seorang anggota polisi sedang berusaha melumpuhkan tersangka lainnya diantara dua unit sepeda motor yang tergeletak di tengah jalan. Aksi penangkapan ini pun menjadi tontonan warga dan para pengendara yang melintas. 

“Begal, begal,” kata seorang warga yang merekam kejadian tersebut.  

Usai dua orang yang diduga begal tersebut berhasil dilumpuhkan, petugas memasukkanya ke dalam mini bus. Terlihat sebuah senjata tajam dibawa oleh polisi yang diduga milik para tersangka. 

BACA JUGA: Aksi Curanmor di Perumahan Mustika Tigaraksa Terekam CCTV

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi membenarkan ihwal aksi penangkapan kawanan penjahat tersebut. Kata dia, para anggota polisi yang ada dalam video merupakan anggota dari Polda Metro Jaya. 

“Itu pengembangan dari Polda Metro jaya. Penangkapan pelakunya di Tapos. Tapi TKP nya bukan di situ,” kata Kapolsek dalam pesan singkatya melalui aplikasi WhatsApp kepada Redaksi24.com.

BACA JUGA: Gengster Bersenjata Tajam Resahkan Warga Tigaraksa

Meski demikian, ia belum bisa memastikan apakah benar kawanan penjahat yang ditangkap pada pagi hari itu adalah pelaku begal. “Maaf kita ga monitor yang menangani PMJ,” tutupnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.