Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana: Semua Pihak Harus Gotong Royong Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

oleh -
anggota komisi vi dpr ri ananta wahana minta semua gotong royong bantu pemerintah atasi pandemi covid-19
Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana (kiri) dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR di Tangerang, Banten, Jumat (18/6/2021)Foto: Dok-Humas DPR.

TANGERANG, REDAKSI24.COM–Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana minta agar semua pihak bergotong royong membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi COVID-19, termasuk dampaknya terhadap sektor perekonomian.

Menurut Ananta, upaya negara dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi sudah maksimal.

“Saya pikir, setidaknya dalam mengatasi dampak pandemi terhadap ekonomi, pemerintah sudah on the track,” ujar Ananta Wahana, dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI, di Tangerang, Banten, Jumat (18/6/2021).

Meskipun ekonomi masih minus, lanjut dia, tetapi sudah mendekati pertumbuhan yang positif. Tentu semuanya harus secara gotong royong dalam mengatasi pandemi COVID-19 itu.

Kendati demikian, Ananta menyatakan, pemulihan kesehatan tetap harus menjadi prioritas pemerintah.

Apabila pandemi nantinya benar-benar teratasi, kata dia, maka ekonomi tentu akan pulih, meskipun terkadang banyak kalangan merasa perekonomian sama sekali tidak bergerak selama pandemi COVID-19.

“Kesehatan harus clear. Kalau itu (kesehatan) clear, maka pemulihan ekonomi akan mengikuti. Konsep itu yang harus kita bangun. Pemerintah sudah melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Anggota DPR pasti turut membujuk masyarakat agar program vaksinasi bisa berjalan. Mesti kita yakini dengan demikian nanti ekonomi akan tumbuh,” katanya.

Peran Komisi VI

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyebut peran Komisi VI DPR RI dalam mendukung berbagai program pemerintah mengatasi dampak pandemi terhadap ekonomi dengan para mitra.

Sampai saat ini, sebut dia, setiap RDP yang digelar Komisi VI, pembahasannya fokus membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar tidak terlalu terpuruk.

Kata dia, Komisi VI DPR RI terus mendorong agar program bantuan produktif usaha mikro dapat berjalan.

“Dalam kondisi sekarang ini, posisi UMKM itu sudah remuk juga sebenarnya. Sekarang (bantuan) menjadi Rp1,2 juta, itu pun akhirnya kadang-kadang dipakai oleh para pelaku UMKM untuk menutupi kebutuhan hidup mereka. Tidak mengembangkan UMKM, tetapi untuk beli sembako,” papar Ananta.

Politisi Senayan asal Dapil Banten III Tangerang Raya itu mengungkapkan, bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui himpunan bank milik negara (Himbara) cukup besar kontribusinya dalam rangka memulihkan perekonomian.

Sejumlah bank, lanjut dia, seperti BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri menjadi ujung tombak, lantaran seluruh program pemerintah disalurkan melalui Himbara.(ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.