Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana, Minta Peristiwa Kebakaran Kilang Minyak Balongan Diselidiki Secara Detail

oleh -
Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana
Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana.

JAKARTA,REDAKSI24.COM–Anggota Komisi VI DPR RI, Ananta Wahana menekankan walau kejadian kebakaran kilang Pertamina di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada pada Senin 29 Maret 2021, pukul 00.45 WIB sudah ditangani, namun peristiwa tersebut tidak boleh dianggap selesai begitu saja. Menurut Ananta perlu dilakukan penyelidikan secara detail dan dijelaskan secara ilmiah dan transparan mengenai penyebab utama terjadinya peristiwa tersebut.

“Ini perlu diberikan penjelasan secara ilmiah dan transparan. Sehingga, nantinya akan kelihatan, apakah karena kelalaian manusia, atau dari kerusakan alat. Jangan sampai, ini seperti memutar film lama,” tutur Ananta.

Anggota Legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III ini menjelaskan pentingnya dilakukannya penyelidikan secara detail ini agar ke depan peristiwa yang sama tidak akan terulang lagi. Terlebih menurut Ananta, peristiwa kebakaran kilang minyak milik Pertamina ini sudah beberapa kali terjadi sehingga diperlukan informasi bagaimana cara mengantisipasinya.     

“Ini kan tidak hanya sekali terjadi. Sebelumnya, di Dumai Riau, Balikpapan, Cilacap, juga pernah terjadi kebakaran. Jangan sampek kebakaran kali ini, setelah selesai tertangani, semuanya dianggap selesai begitu saja,” tutur politisi dari PDIP ini.

BACA JUGA: Kritik Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana: Seharusnya Mendag Kuatkan Posisi Petani!

Tak hanya itu, Alumni Presidium GMNI ini menilai, setiap kejadian perlu ada punishment sesuai dengan beban dan tanggung jawabnya. Sehingga, dengan adanya hukuman tersebut, muncul rasa kehati-hatian untuk tidak terulang kembali.

Selain itu, Ananta juga menekankan, bahwa pasca kejadian tersebut pasti akan memunculkan kecemasan dari masyarakat sekitar lokasi kejadian. Oleh karena itu, ia berharap pihak Pertamina bertanggung jawab dan menyelesaikan persoalan tersebut.  Sehingga, masyarakat sekitar kilang minyak balongan tidak mengalami trauma pasca kebakaran.

Ananta juga mengingatkan, bahwa kebakaran tersebut terjadi pada saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Di mana, konsumsi BBM akan meningkat. Karenanya, dia juga berharap agar pihak Pertamina memastikan pasokan BBM tidak terkendala akibat kejadian tersebut.

“Ini kan Ramadan dan Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Jadi, jangan sampai kebakaran kilang minyak Balongan itu membuat pasokan BBM tersendat. Karena walaupun pemerintah sudah membuat larangan mudik, Pertamina harus tetap mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat,” imbuhnya.

“Jika sekiranya ada kendala terkait itu (Distribusi BBM, Red), dari sekarang harus dicarikan solusi. Karena kalau sampai masalah ini tidak diantisipasi, kasihan masyarakat kalau harus kesulitan BBM di bulan Ramadan,” pungkasnya. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.